Dark/Light Mode

Kolaborasi Dengan UMKM

Makan Bergizi Gratis Genjot Ekonomi Lokal

Rabu, 6 November 2024 07:35 WIB
Wakil Menteri Sosial (Wa­mensos) Agus Jabo Priyono dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 tentang program makan bergizi gratis secara daring di Jakarta, Senin (4/11/2024). (Foto: Istimewa)
Wakil Menteri Sosial (Wa­mensos) Agus Jabo Priyono dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 tentang program makan bergizi gratis secara daring di Jakarta, Senin (4/11/2024). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming bakal melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Program tersebut diyakini memberi dampak manis bagi ekonomi lokal.

Wakil Menteri Sosial (Wa­mensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, program makan bergizi gratis memiliki manfaat yang besar. Selain dari segi ke­sehatan, ada juga manfaat dari segi ekonomi.

“Kami berkolaborasi dengan UMKM setempat dan mengan­dalkan pangan lokal,” ujarnya, dikutip dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertajuk “Makan Bergizi Gratis: Dari Sini Kita Mulai!”, Selasa (5/11/2024).

Agus yakin, program ini sudah dinantikan masyarakat. Selain meningkatkan gizi anak juga menggerakkan ekonomi lokal.

Baca juga : Tindak Tegas TPA Ilegal, Menteri LH Lakukan Penertiban Bertahap

Dia bilang, keterlibatan pelaku UMKM di tengah masyarakat saja bisa membantu menggerak­kan ekonomi setempat.

Apalagi, jika melibatkan berbagai pihak lainnya seperti petani dan produsen pangan maka dam­paknya akan sangat baik.

“Dibutuhkan kepemimpinan yang solid, sinergi yang erat dan pengawasan yang kuat agar program ini benar-benar berjalan maksimal,” katanya.

Salah satu hal teknis penting dan mendasar untuk mendukung keberhasilan program ini adalah soal data.

Baca juga : 2 Rumah Warga Dipaksa Pindah Beramai-ramai

Selain untuk mengetahui UMKM yang terpilih, data juga untuk menentukan para penerima manfaat.

“Saat ini kami sedang melaku­kan rekonsiliasi data untuk memastikan program bisa tepat sasaran sesuai data yang ada,” katanya.

Agus menjelaskan, semua data akan dikelola secara efektif dan efisien. Data menjadi kebu­tuhan dasar agar program bisa memberikan hasil yang akurat di tengah masyarakat.

“Kami melayani masyara­kat 24 jam di Pusdatin (Pusat Data dan Teknologi Informasi), silakan diperiksa di web cek bansos,” ucapnya.

Baca juga : DPR Minta KPAI Proaktif Tangani Kekerasan Anak

Dalam acara yang sama, Staf Ahli Kepala Badan Gizi Na­sional (BGN) Ikeu Tanziha menambahkan, kolaborasi men­jadi elemen kunci keberhasilan program makan siang gratis. Pi­haknya pun telah berkoordinasi dengan lembaga serta memantau kesiapan UMKM lokal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.