Dark/Light Mode

Gandeng BPPIK, Erick: Bersih-bersih BUMN Jalan Terus

Sabtu, 9 November 2024 08:10 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berjabat tangan dengan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto usai pertemuan membahas langkah-langkah strategis dalam menegakkan transparansi dan efisiensi di lingkungan BUMN, di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/11/24). (Foto: Humas Kementerian BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berjabat tangan dengan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto usai pertemuan membahas langkah-langkah strategis dalam menegakkan transparansi dan efisiensi di lingkungan BUMN, di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/11/24). (Foto: Humas Kementerian BUMN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengadakan pertemuan dengan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK), Aries Marsudiyanto, di Jakarta, Jumat (8/11/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menegakkan transparansi dan efisiensi di lingkungan BUMN.

"Adalah sebuah kehormatan bagi kami, kemarin ada Badan Gizi, bagaimana kita mencoba mendo­rong dan mendukung agar makan sehat bisa berjalan. Lalu kemarin juga Menteri Perumahan dengan program 3 juta rumah. Hari ini, saya telah bertemu dengan Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata untuk memastikan dukungan terhadap pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Inilah fungsi kami BUMN sebagai benteng ekonomi nasional,” ujar Erick.

Erick menyebut, tata kelola yang baik merupakan hal krusial dalam menopang fungsi BUMN sebagai benteng ekonomi nasional yang menjaga keseimbangan ekonomi kerakyatan dan penugasan proyek strategis nasional, serta memastikan pendapatan negara berjalan dengan baik. Erick juga menegaskan pro­gram bersih-bersih BUMN tetap menjadi prioritas.

Erick memastikan, program bersih-bersih BUMN yang telah membuktikan perbaikan efisiensi di BUMN akan kembali berjalan ke depan. Erick menekankan pentingnya program bersih-bersih BUMN yang telah berjalan dan perluasan investigasi untuk memastikan tidak ada penyelewengan. ­

Baca juga : Trump Menang Pilpres AS, Sri Mul Beberin Dampaknya

"Kami mengakui bahwa kita harus terus memperbaiki. Program bersih-bersih BUMN yang sudah berjalan menjadi fokus utama, terutama setelah adanya kasus-kasus seperti Asabri, Jiwasraya, dan Garuda Indonesia. Di periode kedua ini, program bersih-bersih BUMN juga harus dijalankan dengan serius," tambahnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, efisiensi dalam pengelolaan BUMN adalah prioritas. "Efisiensi harus dipangkas, hampir 30 persen seperti yang selalu disampaikan Pak Prabo­wo. Dari 114 BUMN, kini hanya ter­sisa 47 BUMN yang berfungsi dengan sehat, di mana 40 di antaranya dalam kondisi baik dan 7 BUMN masih dalam restrukturisasi,” ujarnya.

Erick juga mengungkapkan, ren­cananya untuk mengumpulkan semua direksi dan komisaris BUMN untuk memberikan kesempatan bagi Pak Aries dalam memberikan paparan mengenai fungsi pengendalian pem­bangunan dan investigasi khusus. "Saya membuka pintu seluas-luasnya karena kami yakin, dengan komitmen untuk efisiensi dan menekan korupsi, kita bisa melangkah maju ke depan," tutupnya.

Pertemuan ini merupakan langkah kongkrit dalam menciptakan sinergi antara kementerian dan lembaga pemerintah untuk memastikan bahwa BUMN dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan eko­nomi nasional.

Baca juga : Erick Petakan Aset BUMN

Sementara, Aries Marsudiyanto mengatakan, sejak dilantik menjadi Kepala Badan Pengendalian Pem­bangunan dan Investigasi Khusus atau BPPIK, dirinya langsung pro­aktif untuk menjalankan tugas seperti yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo.

Dia mengatakan, langsung berkoor­dinasi dengan Kejaksaan Agung, Kepala Kepolisian RI, BPKP, dan sekarang ke BUMN. Selanjutnya, dia akan ke BIN, KPK dan beberapa kementerian untuk menindaklanjuti, memastikan, mengawasi dan men­gontrol kebijakan Presiden Prabowo.

“Kita semua tahu, Presiden sudah sampaikan beberapa kali bahwa korupsi, pemborosan, kebocoran di Indonesia sangat luar biasa bahkan aparat sudah terlibat di dalamnya, yang seharusnya membersihkan malah ikut bermain, sampai di lembaga-lembaga penegak hukum, di Mahkamah Agung, bahkan di kemen­terian, judi online dan sebagainya. Karena itu, kami dari BPPIK akan lebih concern untuk bekerja sama dengan seluruh aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hal ini sampai ke akar akarnya,” ujarnya.

Kata dia, Presiden Prabowo sudah sampaikan bahwa negara tidak akan berhasil tanpa pemerintahan yang bersih. Oleh karena itu, pihaknya akan memastikan, mengontrol, mengawasi APBN dan APBD bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga : Beringin Pengen Jadi Partai Pelopor Dukung Pemerintah

“Selanjutnya, kami memohon kepa­da pengusaha-pengusaha, marilah kita sama sama bersinergi membangun bangsa ini,” tukasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 9 November 2024 dengan judul Gandeng BPPIK, Erick: Bersih-bersih BUMN Jalan Terus

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.