Dark/Light Mode

Bangun Jaringan Irigasi Di Kalteng

Wamen PU Bertekad Wujudkan Visi Swasembada Pangan Prabowo

Selasa, 12 November 2024 07:46 WIB
Salah satu Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang akan digunakan untuk cetak sawah.
Salah satu Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang akan digunakan untuk cetak sawah.

RM.id  Rakyat Merdeka - Visi Asta Cita Swasembada Pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto siap diwujudkan. Sejumlah jaringan irigasi  akan dibangun untuk mendukung Kawasan Food Estate Dadahup dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. Salah satunya, Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Wakil Menteri Pekerjaan Umun (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan, terdapat 21.226 Ha lahan yang bisa dimanfaatkan dan sudah mulai dilakukan cetak sawah untuk penanamannya.

"Karena ini adalah daerah rawa sehingga kita harus mengeluarkan air pada petak sawah dulu, baru bisa dilakukan tebar benih dan penanaman. Kita sudah mengidentifikasi lahan mana saja yang bisa dilakukan percepatan cetak sawah dan penanaman," kata Diana saat meninjau Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (11/11/2024).

Baca juga : Universitas OSO Bertekad Wujudkan Indonesia Emas

Wamen Diana juga menegaskan, bahwa food estate ini adalah kolaborasi antara Kementerian PU dan Kementerian Pertanian sehingga dalam pengerjaannya harus dilakukan secara sinergis, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. 

"Jadi kita harus terus bersama-sama, kita harus berjalan beriringan untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia," katanya. 

16 Ribu Ha Untuk Cetak Sawah 

Baca juga : Optimalkan Irigasi, Kementerian PU Dorong Swasembada Pangan Di Jabar

Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian, Atekan menjelaskan dari 21.226 Ha lahan yang tersedia saat ini, sekitar 16.000 Ha sedang diupayakan agar bisa segera digunakan untuk lahan sawah. 

"Harapannya sawah yang sudah kita buka bisa dioptimalkan pengelolaannya, khususnya oleh masyarakat setempat dalam rangka mempertahankan atau meningkatkan produksi beras untuk ketahanan pangan nasional," kata Atekan. 

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II juga telah melakukan uji coba sistem tata air DIR Dadahup dengan melakukan pola operasional system, mulai dari saluran primer utama (SPU), saluran sekunder, saluran tersier sampai ke saluran kuarter baik untuk supply maupun drain secara gravitasi dengan bantuan operasional pompa. 

Baca juga : Wujudkan Swasembada Pangan, Para Menteri Kolaborasi

"Untuk membuktikan sistem tersebut sudah dapat melayani kebutuhan air di lahan maka dilakukan uji coba penanaman pada lahan seluas 26 Ha. Dari uji coba tersebut berhasil menghasilkan panen padi sebanyak 4,23 ton," ujar Kepala BWS Kalimantan II, Ferry Syahrizal.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.