Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lakukan Pencegahan Online Dan Offline
Pemerintah Berantas TPPO Sampai Akarnya
Sabtu, 16 November 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sri Utami melontarkan pernyataan senada. Pihaknya telah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk terus melanjutkan seluruh upaya pencegahan dan penanganan TPPO.
“Kami mencegah TPPO terjadi secara offline. Upaya-upaya pemberantasan TPPO tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tapi juga sampai ke level desa,” jelasnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno Hatta Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya rutin melakukan patroli siber dalam upaya menangani kasus TPPO, khususnya pencegahan ke luar negeri. Namun begitu, dia tak memungkiri tentang butuhnya usaha lebih dalam melakukan pemberantasan hingga akar-akarnya.
Baca juga : 01 Yakin Bakal Menang, 02 Pede Menggeser PKS
“Jumlah jaringan sindikat yang berada di luar negeri cukup banyak. Kepolisian sudah mengantongi beberapa nama, tapi kedudukan mereka di luar Indonesia. Kami sudah berkoordinasi dengan interpol terkait pencekalan mereka,” ungkapnya.
Di media sosial X, pembahasan soal kasus TPPO juga tak ada habisnya.
“Gini deh, kenapa banyak orang kena tipu lowongan kerja di luar negeri? Sebab, masalah ekonomi. Di kita itu, banyak yang ingin menaikan tingkat perekonomian pribadi atau keluarga, tapi menggunakan cara instan. Pas tahu tidak bisa balik ke Indonesia, baru nangis-nangis,” cuit akun @soewrer.
Baca juga : Air PAM Di Jakarta Butek, Bau Dan Tercemar Bakteri
“Ekonomi bukan satu-satu alasan bor. Tuntutan jenjang pendidikan untuk lapangan kerja Indonesia juga berpengaruh. Nggak usah jauh-jauh, loe buka Linajobstreet, banyak perusahaan dari PT, Firma, hingga CV cari pegawai minimal S1. Lah di daerah, bisa lulus SMA saja sudah Allhamdulilah,” timpal akun @tinaash35378.
Akun @gghY42904 menilai, kurangnya literasi digital merupakan penyumbang terbesar tingginya kasus TPPO. “Kalau literasi digital kita bagus, pasti kalau ada lowongan di FB yang nawarin gaji tinggi dan tidak mementingkan pendidikan, masyarakat pasti sudah curiga,” imbuhnya.
Akun @inisstia003 memiliki pendapat berbeda. Dia meyakini, kasus TPPO akan turun bila kesejahteraan masyarakat meningkat.
Baca juga : Tamara Tyasmara, Dikasarin Dan Dibohongi Yudha
“Ekonomi, pendidikan dan kesehatan membaik, TPPO pasti ilang. Nggak usah repot-repot deh,” cetusnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 16 November 2024 dengan judul Lakukan Pencegahan Online Dan Offline, Pemerintah Berantas TPPO Sampai Akarnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya