Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Berantas Judi Online, Kemenag Kerahkan 5.940 KUA dan 50 Ribu Penyuluh Agama
Kamis, 21 November 2024 17:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) turun tangan dalam memberantas judi online yang marak di masyarakat. Kemenag mengerahkan 5.940 Kantor Urusan Agama (KUA) serta 50 ribu penyuluh agama untuk melakukan pencegahan judi online.
Hal ini disampaikan Menteri Agama (Menag) Prof KH Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai Rapat Terbatas Tingkat Menteri terkait Capaian Desk Pemberantasan Perjudian Daring dan Desk Keamanan Siber dan Perlindungan Data, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, Jumat (21/11/2024).
Baca juga : Berantas Kasus Judi Online, Kemenko Polkam Tidak Akan Pandang Bulu
“Kami melibatkan 5.940 KUA. Kemenag memiliki Satker (Satuan Kerja) sampai ke kecamatan. Penyuluh kami seluruh Indonesia ada 50.000 terdiri dari semua agama,” tutur Menag.
Upaya preventif terhadap judi online ini juga akan dilakukan Kemenag di lingkungan pendidikan. Kemenag telah mengumpulkan seluruh rektor di lingkungan Kemenag, seperti Universitas Islam Negeri, Institut Agama Islam Negeri, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, dan seluruh perangkat kerja. “Salah satunya membahas topik adalah bagaimana memberantas judi online,” ujar Menag.
Baca juga : Berantas Judol, Pemerintah Kerahkan Semua Kekuatan
Pencegahan judi online ini juga akan dilakukan Kemenag melalui mimbar-mimbar agama. Salah satunya melalui Khutbah Jumat bagi umat Muslim.
Kemenag akan membuat naskah khutbah untuk seluruh masjid. “Semuanya untuk mencegah potensi judi online,” jelas Menag.
Baca juga : Judi Online Marak, Parlemen Minta Penindakan Tanpa Pandang Bulu
Dengan Langkah ini, Menag yakin masyarakat akan memiliki kesadaran moral dan spiritual mengenai bahaya judi online. “Ayo kita proteksi keluarga kita, anak kita, dan teman kita agar tidak terkontaminasi dengan judi online,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya