Dark/Light Mode

RS Swasta Hadirkan Alat Kesehatan Mutakhir

Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Ke Singapura

Sabtu, 23 November 2024 07:25 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tedy Kroen/RM)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tedy Kroen/RM)

 Sebelumnya 
“Cyclotron ibarat tinta untuk printer PET Scan, menghasilkan zat pelacak radioaktif yang memungkinkan dokter mendeteksi kanker dengan lebih baik. Kehadiran teknologi kesehatan termutakhir akan sangat membantu dan menolong banyak orang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ben menguraikan tentang perbedaan PET Scan dengan alat pendeteksi konvensional. Perbedaan kedua alat tersebut sama seperti kamera foto analog dan digital yang saat ini lajim digunakan masyarakat.

“Kalau dibandingkan dengan PET Scan yang konvensional, alat yang lama seperti kamera analog yang masih menggunakan roll film. Kalah dengan kamera digital jaman sekarang. Hasilnya pasti beda,” cetusnya.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago berpendapat, selain soal teknologi kesehatan, faktor lain yang harus ditingkatkan untuk menekan kecenderungan orang Indonesia berobat ke luar negeri, yakni pelayanan tenaga kesehatan.

Baca juga : Duh, 1.402 TPS Didirikan Di Lokasi Rawan Bencana

Sekarang, sebanyak 80 persen RS di Penang (Malaysia), isinya orang Indonesia.

“Kemarin, saya ke sana. Meski saya senang saat berobat di sana dilayani dengan baik, ramah, kemudian teratur dan murah, tapi saya sedih. Kok bisa 80 persen orang Indonesia ada di sana,” ungkapnya.

Irma percaya, kualitas dokter yang ada di Indonesia tidak kalah saing dengan dokter yang ada di luar negeri. Karenanya, dia mengingatkan kepada para dokter di Indonesia memberikan pelayanan kesehatan yang pintar dan ramah kepada pasien.

“Pintar dalam arti, tepat memberikan resep obat untuk pasien. Kalau melayani pasien jangan judes-judes, jangan acuh tak acuh, merasa bosen, merasa dokter, senyum aja pelit, itu bikin pasien sakit,” tegas politisi Partai NasDem itu.

Baca juga : DPR Tegaskan Sudah Sesuai Undang-Undang

Di media sosial X, kecenderungan orang Indonesia berobat ke luar negeri ramai diperbincangkan netizen.

“Orang-orang yang berobat ke luar itu karena mereka nggak percaya dengan pelayanan kita. Padahal, kandungan infus hingga obatnya kan sama saja,” cuit akun @drAgonLaMPPS.

Akun @2528909 berpendapat, banyaknya orang Indonesia berobat ke luar negeri lantaran tidak adanya kepercayaan atas kualitas obat-obatan dan teknologi kesehatan di dalam negeri.

“Mungkin, obat-obatan terbaru dan belum masuk ke Indonesia, juga perlu mendapat kemudahan. Jadi, orang-orang nggak perlu ke Singapura atau Malaysia, hanya untuk mendapat obat kesehatan tertentu,” tulisnya.

Baca juga : Blanko Sudah Tersedia, Bikin KTP Cukup 15 Menit

Akun @MMhtmmji mendorong Pemerintah meningkatkan layanan kesehatan di bidang estetika alias kecantikan.

“Di Korea, banyak orang Indonesia operasi hidung. Sebab, ada branding Korea adalah surganya operasi plastik berkualitas dan murah. Di Indonesia mungkin perlu ada konsep yang sama,” katanya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 23 November 2024 dengan judul RS Swasta Hadirkan Alat Kesehatan Mutakhir, Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Ke Singapura

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.