Dark/Light Mode

Sektor Ekraf Ditargetkan Sumbang 8,37 Persen PDB, Buka 27 Juta Lapangan Kerja

Selasa, 3 Desember 2024 23:20 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsyah optimistis, lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif akan terus meningkat. Dia menargetkan 27 juta lapangan pekerjaan akan tercipta dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, dia menargetkan sektor ekonomi kreatif akan memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB nasional, yakni sebesar 8,37 persen. 

“Dalam 5 tahun ke depan tentu kita berharap akan ada peningkatan target juga terhadap terbukanya lapangan pekerjaan, itu sampai 25 juta, 27 juta bahkan,” ujar Teuku Riefky, di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Selasa (3/12/2024).

Meski belum bisa memastikan potensi ekonomi kreatif tahun ini secara keseluruhan, Riefky menegaskan bahwa pertumbuhan sektor ini menunjukkan tren positif.

Baca juga : Anindya Bakrie: Kita Harus Dorong Investasi Asing Yang Ciptakan Lapangan Kerja

“Karena tahun ini sudah di 25 juta dari sektor ekonomi kreatif, dan juga sumbangannya terhadap PDB diharapkan 5 tahun ke depan mencapai 8,37 persen,” tambahnya.

Riefky menjelaskan, kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB saat ini sudah mencapai sekitar 6 persen.

Karena itu, dia menilai, target 8,37 persen adalah hal yang realistis jika sektor ini terus didukung dengan kebijakan dan infrastruktur yang memadai.

“Dengan dorongan yang tepat, ini bukan sesuatu yang terlalu optimistis, tetapi merupakan peluang besar,” tuturnya.

Baca juga : Gedung Kantor PERURI Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya Nasional Dari Kemenbud

Riefky menilai, potensi ekonomi kreatif Indonesia sangat besar. Dia pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas level pemerintahan dalam mengembangkan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan daerah.

“Artinya, kementerian tidak bisa sendiri, tentu perlu kolaborasi dengan berbagai kementerian, termasuk dengan pemerintah daerah," ungkapnya.

Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Daerah, menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang memiliki potensi luar biasa.

"Ini bisa mencakup konektivitas ke daerah tersebut, revitalisasi creative hub, atau fasilitas lain yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia," jelasnya.

Baca juga : Tiba Di Humbang Hasundutan, Kaesang Blusukan Ke Pasar

Riefky optimistis ekonomi kreatif tidak hanya akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga mampu mendorong pembangunan ekonomi berbasis daerah.

Dengan penguatan infrastruktur dan kolaborasi yang terintegrasi, dia berharap visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen terwujud lebih cepat.

"Mudah-mudahan ini juga dapat mempercepat cita-cita dari kita semua, termasuk tujuan dari Presiden Prabowo untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen," harapnya.

Riefky juga berharap, sektor ini tidak hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga menciptakan dampak positif langsung bagi masyarakat, khususnya dalam hal pembukaan lapangan kerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.