Dark/Light Mode

Kurangi Potensi Kecelakaan

Kemenhub Gelar Mudik Gratis

Jumat, 6 Desember 2024 07:35 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (kanan) dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati (kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/Spt)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (kanan) dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati (kiri) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/Spt)

 Sebelumnya 
Direktur Jenderal Perhubung­an Laut Antoni Arif Priadi menambahkan, pelaksanaan program gratis kapal laut ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 704 Tahun 2024 tentang Penetapan Ruas Trayek Angkutan Laut untuk Program Tiket Gratis Selama Masa Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Antoni mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang ingin melaku­kan perjalanan laut selama libur Nataru. “Tiket gratis ini diharap­kan dapat membantu masya­rakat, khususnya di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil, untuk merayakan Nataru ber­sama keluarga,” katanya.

Antoni menjelaskan, program ini menjadi solusi strategis untuk memfasilitasi mobilitas masya­rakat di daerah-daerah terpencil, termasuk wilayah pulau-pulau kecil yang sering menghadapi tantangan akses transportasi.

Baca juga : Peran Timwas Intelijen Penting, Tapi Harus Jaga Rahasia Negara

Dengan adanya tiket gratis ini, ia berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi laut sebagai sarana utama untuk bepergian selama libur Nataru.

Program ini juga sejalan deng­an visi Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas an­tarwilayah di Indonesia, mendu­kung pembangunan daerah, dan menciptakan pemerataan akses transportasi di seluruh Tanah Air.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembang­an Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mendorong keselamatan dan keamanan transportasi jelang Nataru.

Baca juga : Usulan DPR Tuai Pro-Kontra

“Keselamatan menjadi faktor utama yang harus dijaga seluruh penyelenggara transportasi baik bus, kapal laut, pesawat udara, kereta api, tidak terkecuali ang­kutan penyeberangan,” katanya.

Djoko menilai, mobilitas mas­yarakat saat libur Nataru ma­sih didominasi untuk kegiatan berwisata. Namun, sejumlah permasalahan angkutan pari­wisata masih banyak terjadi, terutama untuk jenis angkutan bus pariwisata.

Menurutnya, masih banyak pengusaha angkutan pariwisata yang tidak mau mengurus izinnya. “Saat Nataru, mobilitas didomi­nasi berwisata. Masih banyak perusahaan bus wisata belum melakukan risk journey,” ujarnya.

Baca juga : Jagoan Banteng Di Solo Roboh Setelah 24 Tahun

Di sisi lain, keterampilan pengemudi bus dalam mengenal jalan yang akan dilalui juga cen­derung minim sehingga menye­babkan bus pariwisata melintasi jalanan yang tidak sesuai dengan ukuran bus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.