Dark/Light Mode

Pemangkasan 80 Persen Anggaran PU Bisa Bahayakan Pengguna Jalan

Jumat, 7 Februari 2025 23:27 WIB
Ilustrasi pemotongan anggaran. (Gambar: Istimewa)
Ilustrasi pemotongan anggaran. (Gambar: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemotongan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) disesalkan kalangan Dewan. Anggota Komisi V DPR RI Irmawan menilai, pemangkasan anggaran PU hingga 80 persen bisa berdampak pada keselamatan pengguna jalan. 

“Keterbatasan anggaran bisa mengurangi dana untuk perawatan rutin jalan dan jembatan. Jika hal ini terjadi, jalan dan jembatan rawan rusak sehingga berdampak pada keselamatan pengguna jalan," ujar Irmawan, Jumat (7/2/2025). 

Baca juga : Arsjad Ajak Diaspora Belanda Jadi Mentor Pengusaha Indonesia

Dia menjelaskan, perawatan rutin jalan dan jembatan sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak kecelakaan yang kerap terjadi. Saat ini, masih banyak jalan yang berlubang, retak, bergelombang, dan tergenang air sehingga rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Apalagi saat libur Lebaran dan Tahun Baru yang kerap kali mengalami peningkatan arus lalu lintas,” katanya. 

Irmawan mengatakan, pemotongan anggaran di Kementerian PU juga bisa memicu banyak pengangguran. Menurutnya, selama ini berbagai proyek Kementerian PU, termasuk dalam preservasi jalan dan jembatan, menggunakan skema padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja.

Baca juga : KemenPAN-RB Buka Peluang Pekerja WFA

“Kalau ada efisiensi ini, dikhawatirkan malah rakyat jadi korban karena tidak mendapatkan merasakan manfaatnya,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.