Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KPK Gencarkan Pendidikan Antikorupsi, Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini
Selasa, 11 Februari 2025 23:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya pendidikan antikorupsi di berbagai institusi pendidikan di Indonesia.
Melalui Direktorat Jejaring Pendidikan pada Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, KPK berkomitmen menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini, baik di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal.
Sebagai bagian dari akselerasi program ini, KPK menggelar audiensi dengan para siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (11/2/2025) ini bertujuan memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya peran generasi muda dalam pemberantasan korupsi.
Saat membuka kegiatan, Analis Pemberantasan Korupsi pada Satuan Tugas (Satgas) 2 Direktorat Jejaring Pendidikan KPK Muhammad Haikal menegaskan, pendidikan tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mengembangkan potensi diri serta membentuk karakter berintegritas.
Baca juga : Jenazah WNI Korban Penembakan Di Malaysia Dipulangkan Lagi Ke Indonesia
“Proses ini harus diimbangi dengan pendidikan karakter yang kuat. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi menjadi elemen penting yang harus diterapkan dalam dunia pendidikan untuk membentuk generasi yang beretika dan bertanggung jawab,” ujar Haikal.
Haikal juga menekankan bahwa tindak pidana korupsi tidak hanya merupakan persoalan hukum, tetapi telah merambah ke aspek budaya dan moral dalam masyarakat.
Pencegahan korupsi, katanya, membutuhkan perubahan pola pikir agar setiap individu mampu membedakan tindakan yang etis dan tidak etis.
“Kita perlu membangun kesadaran dan keberanian untuk menolak segala bentuk tindakan koruptif. Sekolah memiliki peran kunci dalam membentuk budaya integritas, di mana guru menjadi teladan utama bagi para siswa,” tambahnya.
Analis Pemberantasan Korupsi pada Satgas 2 Direktorat Jejaring Pendidikan KPK.Irrene Vara Lovani turut menyampaikan, upaya pendidikan antikorupsi harus terus dikampanyekan secara berkelanjutan.
Baca juga : Perbaiki Sekolah, Sejahterakan Guru
Dia menyatakan, korupsi adalah penyakit sosial yang berbahaya. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah pemberantasan, baik melalui penindakan maupun pencegahan. Namun, diingatkannya, upaya ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
"Diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan institusi pendidikan,” jelas Irrene.
Ia menambahkan, pendidikan antikorupsi bukan sekadar transfer pengetahuan, tapi juga sarana membangun karakter dan kesadaran moral.
Peran siswa sebagai agen perubahan sangat diperlukan untuk mencegah praktik korupsi sejak di lingkungan sekolah.
Begitu juga dengan guru, mereka tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan ke arah yang lebih baik.
Baca juga : KPK Sita Empat Aset Tersangka
"Keyakinan terhadap pentingnya nilai integritas menjadi kunci dalam membentuk karakter generasi penerus,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, KPK berharap siswa semakin memahami pentingnya integritas dan dapat menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan karakter yang kuat, mereka diharapkan mampu membawa perubahan positif, baik di dunia pendidikan, maupun di lingkungan kerja di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya