Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
53 Kepala Daerah Belum Hadir, Wamendagri Ingatkan Manfaat Retret Kepemimpinan
Sabtu, 22 Februari 2025 17:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendgari) Bima Arya Sugiarto menegaskan, retret adalah salah satu pembekalan kepala daerah untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Ia mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki tanggung jawab untuk memperkuat kompetensi masing-masing kepala daerah.
“Rangkaian pembekalan kepala daerah di tahun ini, kita tentu harapkan akan mencapai target-target yang betul-betul diturunkan menjadi mata acara dalam seluruh rangkaian," katanya dalam laporannya dalam Pembukaan Retret Kepala Daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/02).
Baca juga : Kepala Daerah Baru Diminta Perkuat Perda Kawasan Tanpa Rokok
Ia menjelaskan, berbagai materi yang bakal disampaikan narasumber kepada kepala daerah pada retret pembekalan. Hal itu seperti pemahaman terhadap tugas pokok kepala daerah, pemahaman Asta Cita, dan program kerja setiap kementerian.
Tak hanya meningkatkan pemahaman, retret diarahkan untuk membangun kedekatan antarkepala daerah, sehingga mendukung pelaksanaan berbagai program kerja.
“Membangun chemistry emotional bonding dan juga team building. Kedekatan antarkepala daerah akan memperkuat sinergi di masa depan,” kata Bima dikutip dari Antara.
Baca juga : DPR Usul Kepala Daerah Tak Ikut Retreat Disanksi
Selain itu, retret kepala daerah didesain lebih interaktif, sehingga terbangun interaksi bukan saja narasumber dengan kepala daerah, tapi juga antarkepala daerah. Dengan desain seperti itu, Bima berharap ada perspektif dari daerah yang bisa disampaikan kepada pemerintah pusat.
Lebih lanjut, dia menyebutkan, dari 503 kepala daerah tercatat hingga Jumat (21/02) malam, sebanyak 450 hadir dan 53 belum hadir. Dari 53 tersebut, 5 di antaranya izin karena sakit dan 1 izin bersurat.
"Kemudian ada 47 yang hingga pagi ini belum ada kabar,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya