Dark/Light Mode

Menteri PKP & Mendikdasmen Bahas Pembangunan Rumah Guru

Jumat, 7 Maret 2025 23:01 WIB
Bahas rencana pembangunan 200 ribu rumah bersubsidi untuk guru di Jakarta, Jumat (7/3).
Bahas rencana pembangunan 200 ribu rumah bersubsidi untuk guru di Jakarta, Jumat (7/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu'ti dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Pertemuan tersebut, membahas rencana pembangunan rumah untuk guru dan konsolidasi data BPS di Kantor Kementerian PKP Wisma Mandiri, Jum'at (7/2).

Pembangunan rumah guru ditargetkan sebanyak 20.000 unit rumah.

Baca juga : Wamen Fahri Gagas Bank Tanah Untuk Pembangunan Perumahan

Menteri Ara mengatakan, pertemuan tersebut akan dilanjutkan melalui nota kesepahaman (MOU) antara kedua Menteri dan Kepala BPS .

Menteri PKP berharap dengan adanya bantuan perumahan, para guru dapat menikmati fasilitas tempat tinggal yang lebih baik dan mendukung kesejahteraan mereka.

"Agar tepat sasaran kita sangat membutuhkan data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena rumah bersubsidi ini diperuntukan untuk MBR. Datanya ada di BPS dan kriterianya BPS yang buat karena Presiden meminta jangan sampai penerima bantuan tidak tepat sasaran dan rumahnya pun harus berkualitas karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi kita," ujarnya

Baca juga : Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Pembangunan Masjid/Musala, Begini Caranya

Sementara Mendikdasmen mengatakan, pembangunan rumah untuk guru tersebut ditargetkan  20.000 unit rumah.

"Mudah mudahan dapat membantu para guru agar lebih semangat dalam bekerja dan lebih fokus karena masih banyak guru yang belum mempunyai rumah layak huni sesuai keinginan Presiden Prabowo yang sangat perhatian dengan guru di Indonesia," Imbuhnya.

Pembangunan rumah subsidi untuk guru sebanyak 20.000 unit tersebut akan menggunakan data penerima yang ditentukan dari pihak BPS yang juga berkoordinasi dengan Kemendikdasmen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.