Dark/Light Mode

Ngabuburit, Kemenimipas Panen Raya Di Lapas Karawang

Selasa, 25 Maret 2025 07:56 WIB
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan panen raya padi hingga penebaran bibit budidaya ikan nila di Lapas Kelas IIA Karawang. (Foto: Kemenimipas)
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan panen raya padi hingga penebaran bibit budidaya ikan nila di Lapas Kelas IIA Karawang. (Foto: Kemenimipas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan panen raya padi hingga penebaran bibit budidaya ikan nila di Lapas Kelas IIA Karawang, Senin (24/3/2025). Kegiatan ngabuburit itu bagian upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Alhamdulillah, program pemerintah dan juga 13 akselerasi menteri imigrasi dan pemasyarakatan bisa terlaksana di Lapas Kelas IIA Karawang," ungkap Sekjen Kemenimipas Asep Kurnia, di lokasi. 

"Saya sangat bangga. Untuk kesekian kalinya, Lapas berhasil mengembangkan ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing," imbuhnya. 

Baca juga : Swasembada Pangan Dalam Perspektif Badan Karantina Indonesia

Panen raya di Lapas Karawang ini cukup bagus, karena panennya merupakan hasil hasil pertanian, perkebunan dan perikanan di sarana edukasi dan asimilasi Lapas Karawang.

"Warga Binaan dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomis yang diharapkan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat," terang Asep.

Lahan seluas 2 hektare yang ditanami padi tersebut telah berhasil dipanen sebanyak 8 ton dengan varian beras Inpari 32 dan Nutri Zinc.

Baca juga : Jokowi Bagi-bagi Beras Ke Masyarakat

Selain padi, panen raya ini juga menghasilkan perkebunan aneka sayur-mayur juga dikembangkan di luas tanah 1.500 m² dan budidaya Ikan di atas lahan hampir 1.000 m².

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi menjelaskan, 2,3 hektare lahan hidup telah menjadikan Lapas Karawang bagian lumbung ketahanan pangan Pemasyarakatan untuk kebutuhan nasional.

Selain dapat dijual ke pasar, semua hasil pertanian dan perikanan ini ditargetkan dan menyumbang kebutuhan bahan makanan Warga Binaan Lapas Karawang.

Baca juga : Sambut Ramadan, Kemenag Kirim 1.000 Dai Ke Wilayah 3T hingga Luar Negeri

"Kami mewajibkan vendor penyedia bahan makanan warga binaan minimal 5 persen harus menggunakan hasil budidaya Warga Binaan," kata Mashudi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.