Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadiri Cap Go Meh, Wamendagri Bima Arya Puji Toleransi di Kota Singkawang
Rabu, 12 Februari 2025 21:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi kuatnya nilai toleransi yang tercermin dalam perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Menurutnya, keberagaman budaya dan agama di kota ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat bisa hidup rukun dan harmonis.
"Bapak/Ibu yang saya hormati, jika kami memiliki kewenangan untuk menobatkan Kota Singkawang, izinkan kami menobatkan Kota Singkawang sebagai kota toleransi dengan kerukunan sejati," ujar Bima Arya dalam Festival Cap Go Meh 2025, Rabu (12/2/2025).
Bima Arya menekankan bahwa Singkawang dihuni oleh masyarakat dari beragam latar belakang budaya dan kepercayaan.
Baca juga : Hadir Di KPK-OECD, Menko Airlangga Serukan Perang Terhadap Suap
Namun, justru dalam keberagaman inilah, masyarakat tetap mampu hidup berdampingan, saling menghormati, dan menjaga nilai-nilai kebersamaan.
"Di Singkawang, perbedaan tidak menjauhkan, tetapi justru mempersatukan. Di Singkawang, perbedaan tidak mencerai-beraikan, tetapi menguatkan. Di Singkawang, perbedaan tidak menghancurkan peradaban, tetapi memperkaya budaya," ujarnya.
Menurut Bima Arya, toleransi yang kuat di Singkawang adalah bukti nyata bahwa perbedaan tidak harus menjadi pemicu perpecahan, melainkan bisa menjadi sumber kekuatan untuk membangun masyarakat yang harmonis dan inklusif.
Selain menyoroti aspek toleransi, Wamendagri juga menggarisbawahi dampak positif perayaan Cap Go Meh terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca juga : Hadiri Cap Go Meh Di Glodok, Pram-Doel Kompak Berpakaian Adat China
Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang budaya dan wisata, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat Singkawang.
"Cap Go Meh adalah berkah bagi UMKM, berkah bagi pengusaha hotel, berkah bagi rental mobil, berkah bagi pengusaha odong-odong, dan tentu saja berkah bagi seluruh rakyat Kota Singkawang," ujarnya.
Festival Cap Go Meh di Singkawang memang dikenal sebagai salah satu perayaan terbesar di Nusantara.
Ribuan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, datang untuk menyaksikan keunikan tradisi ini, mulai dari pawai Tatung, atraksi budaya, hingga bazar kuliner khas Tionghoa-Indonesia.
Baca juga : Hadiri Harlah NU, Prabowo Merasa Sejuk Dan Tambah Berani Di Tengah Ulama
Dengan semangat persatuan dan keberagaman yang terjaga, diharapkan Singkawang terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga harmoni sosial dan mengembangkan potensi ekonomi berbasis budaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya