Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri Imipas: Hari Bakti Pemasyarakatan Dorong Kinerja Ditjenpas
Senin, 28 April 2025 21:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61 adalah momentum refleksi atas kinerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Imbauan tersebut ditekankan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto.
"Refleksi ini harus melahirkan aksi. Bukan hanya evaluasi di atas kertas, melainkan langkah konkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat dan warga binaan," ujar Agus saat tasyakuran HBP Ke-61 di Jakarta, Senin (28/4/2025).
Menurut mantan Wakapolri itu, pemasyarakatan bukan sekadar urusan penjara, melainkan soal memberikan harapan, membangun kembali jati diri manusia, dan menghadirkan keadilan restoratif bagi masyarakat.
Baca juga : Hima Persis: Perkuat Persatuan dan Gotong Royong di Tengah Perang Dagang Global
"Apa yang sudah dan belum kita capai? Apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan pemasyarakatan sebagai bagian integral dari pembangunan hukum nasional," pesan Agus.
Setahun terakhir, lanjut Agus, ada semangat baru pemasyarakatan melalui program akselerasi Kementerian Imipas. Salah satu program unggulan, yaitu ketahanan pangan yang berbasis pada kegiatan warga binaan.
"Di balik tembok lapas, kita punya potensi besar tenaga kerja yang bisa dilatih dan lahan yang bisa digarap. Pemasyarakatan bisa dijadikan centre of excellence (pusat keunggulan) dalam produksi pangan," tutur mantan Kabareskrim Polri itu.
Baca juga : Menteri Imipas Tunjuk Yuldi Yusman Jadi Plt Dirjen Imigrasi
Peringatan HBP Ke-61 menjadi lebih istimewa dengan apresiasi dari mendiang Paus Fransiskus atas karya seni warga binaan yang diserahkan kepadanya saat kunjungan ke Indonesia beberapa waktu lalu. Sebagai bentuk penghargaan, beliau menganugerahkan tiga koin emas yang sangat istimewa melalui Scholas Occurentes dan Second Chance Foundation.
"Kami sangat bangga dengan karya warga binaan yang diberikan kepada Paus Fransiskus. Penghargaan ini adalah bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar juga untuk dunia luar," puji Agus.
Sebelumnya, melalui Yayasan Second Chance Foundation beberapa warga binaan telah membuat Stola untuk sang Bapak Suci. Stola ini karya kolaborasi dari kain tenun buatan dua warga binaan lapas perempuan kelas IIB Kupang, batik tulis cantingan dari 12 warga binaan lapas perempuan kelas IIA Semarang dan lapas perempuan kelas IIB Yogyakarta. Serta dipercantik kain tapis yang dijahit tangan oleh 8 warga binaan lapas perempuan kelas IIA Lampung dan diperindah simbol-simbol tambahan yang dijahit 8 warga binaan laki-laki dari lapas pemuda kelas IIA Tangerang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya