Dark/Light Mode

Hardiknas, Mendikdasmen Dampingi Presiden Resmikan PHTC di SDN 5 Cimahpar

Sabtu, 3 Mei 2025 17:45 WIB
Foto: Kemendikdasmen.
Foto: Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan empat program strategis yang merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.

Keempat program tersebut adalah Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, Pemberian Insentif bagi Guru Non Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pemberian Bantuan Biaya bagi Guru untuk Mengikuti Pendidikan D4/S1.

Dalam sambutannya pada Peringatan Hardiknas 2025 dan Peluncuran PHTC Presiden, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas mutlak dalam pembangunan nasional.

Selain itu, Kepala Negara mengungkapkan bahwa tidak ada negara yang bisa mencapai kesejahteraan dan kemajuan tanpa pendidikan yang bermutu.

"Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin kita menjadi negara maju, kalau pendidikan kita tidak baik, pendidikan kita tidak berhasil," ucap Prabowo saat memberikan sambutan, di SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Presiden juga mengingatkan, meskipun telah menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, namun penggunaan anggaran pendidikan harus tepat sasaran.

Baca juga : Disampaikan Rosan Depan Presiden, 844 BUMN Resmi Jadi Bagian Danantara

Di samping itu, Prabowo juga menekankan pentingnya mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan.

Dia menyadari tantangan besar untuk memperbaiki seluruh fasilitas dalam waktu singkat dengan jumlah sekolah yang mencapai ratusan ribu.

“Kalau kita perbaiki 11 ribu mungkin perlu 30 tahun sampai sekolah ini semua bisa diperbaiki. Kita tidak boleh menyerah, tidak boleh kita 30 tahun memperbaiki sekolah-sekolah itu," tegasnya.

“Kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah seluruh Indonesia dalam waktu secepat-cepatnya,” imbuh Prabowo.

Untuk itu, Prabowo mengajak seluruh pihak untuk menggunakan masa ini sebagai momentum emas membangun negeri melalui pendidikan.

Dia menegaskan, setiap dana akan dikelola dan digunakan sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat. Dengan pengelolaan manajemen yang baik, seluruh kepentingan rakyat dapat terpenuhi.

Baca juga : Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Untar Resmikan Asrama Mahasiswa

“Saya berpikir kita bisa mempercepat perbaikan sendi-sendi kehidupan bangsa, antara lain memperbaiki semua sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Ini sasaran kita," tandas Prabowo.

Untuk diketahui, Empat PHTC Presiden Prabowo meliputi, pertama, Perbaikan Sarana dan Prasarana Pendidikan. Tahun ini, pemerintah akan merehabilitasi satuan pendidikan.

Proses perbaikan atau rehabilitasi satuan pendidikan akan menggunakan pola swakelola mandiri untuk mencapai efisiensi.

Juga, dapat memberdayakan komunitas sekolah dan masyarakat setempat dalam pembangunan, sehingga menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

Kedua, Program Digitalisasi Pembelajaran. Melalui penyediaan materi edukasi pada platform Ruang Murid di Rumah Pendidikan serta distribusi atau Papan Interaktif yang canggih seperti janji Presiden pada peringatan Hari Guru Nasional tahun lalu.

Teknologi ini memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, menjawab tantangan era digital.

Baca juga : Presiden Tugaskan Airlangga Lobi Trump

Ketiga, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan dan penguatan kapasitas pendidik, diluncurkan juga program pemberian insentif bagi guru-guru non ASN yang belum bersertifikasi profesi.

Keempat adalah bantuan biaya pendidikan bagi guru yang belum berkualifikasi pendidikan S1 atau D4.

“Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden dalam peringatan Hari Guru Nasional 2024, dan menjadi langkah konkret untuk memastikan bahwa tidak ada guru yang tertinggal dari hak profesional maupun pengembangan kualifikasinya,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.

Program Peningkatan Sarana Pendidikan ini merupakan langkah konkret pemerintah sesuai visi Asta Cita Presiden dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional.

Hal ini memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.