Dark/Light Mode

KDM Kirim Siswa "Nakal" ke Barak, Wamensos: Kami ke Sentra Rahabilitasi Sosial

Sabtu, 24 Mei 2025 22:18 WIB
Wamensos Agus Jabo Priyono (Foto: Umam/RM)
Wamensos Agus Jabo Priyono (Foto: Umam/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono buka suara tentang kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM yang mengirim siswa "nakal" ke barak militer untuk dibina menjadi lebih baik. Kata Wamensos, pihaknya memiliki program tersendiri untuk membina anak-anak yang dianggap bermasalah. 

Menurutnya, Pemerintah tidak punya wewenang untuk mengintervensi kebijakan daerah. Daerah lah yang paling mengerti bagaimana memperbaiki persoalan warganya. 

Baca juga : Menkop Budi Arie Optimis Dampak Ekonomi Kopdes Segera Terasa Di Sulsel

"Mungkin di Jawa Barat kondisi objektifnya seperti itu (dikirim ke barak). Kami nggak bisa juga mengintervensi,” kata Wamensos, usai acara Double Check di Museum Toeti Heraty, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/5/2025). 

Dia bilang, Kemensos memiliki program tersendiri untuk membina anak-anak yang dianggap bermasalah. "Kemensos itu punya namanya Sentra. Sentra itu tempat rehabilitasi sosial, termasuk anak-anak nakal yang kemudian punya masalah hukum. Itu biasanya sama pihak kepolisian dititipkan di Kemensos,” terangnya.

Baca juga : Tebar Kepedulian, Siswa SIP 54 Bantu Penghuni Panti Disabilitas Ganda

Wamensos mengungkapkan, anak-anak yang ditempatkan di Sentra akan mendapatkan pembinaan secara menyeluruh. Sentra Kemensos dapat memberikan edukasi dan membentuk mentalitas serta karakter anak menjadi lebih baik. 

“Kemensos sudah punya konsep sendiri, sudah punya program sendiri, Kemensos punya cara sendiri untuk mengatasi anak-anak yang kita kategorikan sebagai anak-anak yang nakal tadi dengan sistem yang ada di Kemensos,” ujarnya.

Baca juga : Spirit Memburu Lailatul Qadar: Antara Ibadah, Mental Sehat, dan Peluang Sosial

Ketua Umum Partai Prima itu menegaskan, Kemensos siap menjalankan peran dan tanggung jawab rehabilitasi selama mendapatkan persetujuan dari keluarga. “Selama kemudian pihak-pihak keluarga atau pihak-pihak aparat menyerahkan anak-anak itu ke Kemensos, Kemensos mengurus semuanya,” imbuh dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.