Dewan Pers

Dark/Light Mode

Peduli Banjir Sulsel

BNPB Salurkan Bantuan 1,1 M

Jumat, 25 Januari 2019 11:28 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,150 miliar kepada korban banjir di 4 wilayah Sulawesi Selatan. (Foto: Twitter @mikomunitas)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,150 miliar kepada korban banjir di 4 wilayah Sulawesi Selatan. (Foto: Twitter @mikomunitas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,150 miliar kepada korban banjir di 4 wilayah Sulawesi Selatan. Wilayah tersebut, Kabupaten Gowa, Jeneponto, Maros, dan Kota Makassar.

“Kami serahkan bantuan kepada para pengungsi sebesar Rp 1,150 miliar untuk empat kabupaten, yaitu Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, serta Kabupaten Gowa,” kata Kepala BNPB Doni Monardo saat mengunjungi lokasi banjir di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, kemarin. 

Berita Terkait : BNI Siapkan Dana 4 Triliun

Di sana, Doni ditemani Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah serta Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Selain bantuan dari BNPB, bantuan lain juga menyusul dari sejumlah kementerian dan pemerintah provinsi untuk penanganan banjir di sejumlah daerah di Sulsel. “Nanti ada tim gabungan dari Kementerian PUPR dan Provinsi,” jelasnya.

Doni menyebut masalah banjir disebabkan adanya aktivitas tambang serta kerusakan hutan yang menurutnya juga menjadi permasalahan serius saat ini. Karena itu, dia meminta masyarakat tak lagi melakukan tambang pasir.“Tambang, termasuk hutan juga. Harus ada komitmen dari Pemerintah dan masyarakat. Masyarakat juga jangan mengambil pasir di sungai hulu Jenebenreng, jangan ada lagi,” jelasnya. 

Berita Terkait : Menteri Susi Tetap Larang Cantrang

Sementara itu, Wali Kota Makassar Danny’ Pomanto mengatakan, pihaknya telah memantau sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Makassar. Dia mengaku, telah mengingatkan masyarakat sejak jauh hari soal potensi banjir.  “Pemantauan lapangan dan drone serta Google Earth ditemukan bahwa ternyata ada tiga penyebab banjir rutin di Makassar,” ujarnya. [QAR]