Dark/Light Mode

Dukung Swasembada Pangan, Menteri PU Genjot Pembangunan Irigasi Di Aceh

Selasa, 24 Juni 2025 18:52 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo. (Foto: Kementerian PU)
Menteri PU Dody Hanggodo. (Foto: Kementerian PU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pelaksanaan program swasembada pangan melalui dukungan infrastruktur irigasi. 

Salah satu yang dikebut adalah infrastruktur irigasi untuk pertanian di Provinsi Aceh, guna mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. 

Saat mengunjungi Aceh Timur Selasa (24/6/2025), Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU akan terus meningkatkan layanan jaringan irigasi di Aceh untuk mendukung swasembada pangan. 

Baca juga : Menlu Iran: Tak Ada Perjanjian Gencatan Senjata Atau Penghentian Operasi Militer

“Kami juga sudah menyelesaikan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara dan saat ini menyelesaikan Daerah Irigasi Jambo Aye,” kata Dody. 

Bendungan Keureuto terletak di Kabupaten Aceh Utara yang telah selesai 2024, dengan tipe bendungan urugan random zonal inti tegak, dengan kapasitas tampung 215 juta m3 dan luas tampungan 896 ha. Sedangkan Daerah Irigasi Jambo Aye berada di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara.

Dody menyampaikan saat ini sudah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan yang dapat menjadi landasan Kementerian PU dalam membantu pembangunan irigasi di daerah.  

Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, PVTPP Kebut Layanan Perizinan Dan Pengembangan Varietas

“Sekarang sudah terbit Inpres tentang Irigasi. Jadi kalau soal bangun membangun irigasi berdasarkan Inpres tersebut pemerintah pusat bisa masuk, baik di sekunder maupun tersier. Kami minta tolong kepada pemerintah daerah untuk urusan lahannya,” kata Dody. 

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Heru Setiawan menyampaikan bahwa saat ini progres pembangunan Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye kiri (Langkahan) sudah selesai 100 persen. 

DI Jambo Aye Kiri memilki luas layanan 19.473 Ha dan luas layanan intake kanan 3.028 Ha yang saat ini progres pembanggunan mencapai 41 persen. 

Baca juga : Tutup Munas HKI, Menperin: Kawasan Industri Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Dengan adanya DI Jambo Aye maka manfaat yang diperoleh yakni Indeks Pertanaman (IP) total 200 menjadi 233 persen dan IP padi 100 persen menjadi 115 persen, penambahan luas tanam 1001 ha serta produksi padi rata-rata 6.3 Ton GKP/ha dan penambahan produksi padi 11.011Ton GKP/tahun. 

Adapun DI Jambo Aye Kanan mempunyai total panjang saluran primer 39 km dan saluran sekunder 23 km. Penerima manfaat Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur.  

Ke depan, untuk mendukung ketahanan pangan di Aceh Utara dan Aceh Timur, maka direncanakan akan dibangun Bendungan Reubeuk dan Jambo Aye.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.