Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KMP Tunu Ditemukan Terbalik Di Kedalaman 49 Meter
Basarnas Perpanjang Operasi SAR Tiga Hari
Senin, 14 Juli 2025 07:30 WIB
Sebelumnya
Sementara itu, Kepala Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Hartanto mengatakan, pemerintah tengah mengkaji kemungkinan untuk mengangkat bangkai KMP Tunu. Tim ahli dan teknis akan diterjunkan untuk memasang tanda dan rambu pada posisi bangkai kapal. Tujuannya agar tidak mengganggu aktivitas pelayaran di Selat Bali. Setelah penandaan, tim akan mempelajari cara paling efektif untuk melakukan proses pengangkatan.
Hartanto menegaskan, pengangkatan bangkai kapal membutuhkan koordinasi, prosedur, dan penerapan SOP yang ketat agar semuanya berjalan lancar.
Baca juga : Kader Gerindra Jangan Jadi Beban Presiden Prabowo
“Ini memerlukan langkah-langkah prosedural dan koordinasi sesuai SOP. Karena itu kami akan menerjunkan tim ahli dan teknis,” kata Hartanto.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub. “Semua proses harus sesuai prosedur,” tegasnya.
Baca juga : Gerakan Ayah Mengantar Anak Simbol Pembaruan Pengasuhan
Data Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mencatat hingga Minggu malam sudah 30 orang ditemukan selamat, 18 korban ditemukan meninggal dunia yang 3 di antaranya masih proses identifikasi. Sisanya 17 orang masih hilang.
Menurut manifes resmi, kapal itu memuat 53 penumpang, 12 kru, dan 22 kendaraan. Namun, ada dugaan sejumlah penumpang yang tak terdaftar dalam manifes. KPJ
Baca juga : Kejagung: Aset Sitaan Tindak Pidana Dapat Dimanfaatkan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 14 Juli 2025 dengan judul "KMP Tunu Ditemukan Terbalik Di Kedalaman 49 Meter Basarnas Perpanjang Operasi SAR Tiga Hari"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya