Dark/Light Mode

Kopdes Gagasan Prabowo Bangun Ekonomi Kerakyatan

Budi Arie Setiadi: Pembangunan Lebih Merata, Desa Makin Kreatif Dan Mandiri

Senin, 21 Juli 2025 07:23 WIB
Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi. (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM).
Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi. (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM).

 Sebelumnya 
Pak Menteri, bisa dijelaskan kepada publik apa tujuan program Koperasi Desa/Kelu­rahan Merah Putih ini?

Tujuan utama dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah dalam rangka pencapaian Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Ko­perasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam Inpres tersebut, dijelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilaksanakan untuk mencapai Asta Cita kedua (swasembada pangan berkelanjutan) dan Asta Cita keenam (pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi). Diharapkan melalui konsolidasi pelaku ekonomi yang ada di desa/kelurahan oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan ekonomi terjadi secara lebih merata, tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan, yang hingga saat ini masih menjadi pusat aglomerasi ekonomi di Indonesia.

Baca juga : Kejari Jakpus 2 Kali Periksa Eks Menkominfo Johnny Plate

Kenapa Pemerintah me­milih Klaten sebagai lokasi peluncuran nasional Kopdes Merah Putih? Apa pertimbangannya?

Sejak lama Klaten sudah dikenal sebagai salah satu daerah dengan desa yang paling inovatif. Hal ini dibuktikan dengan banyak desa di daerah tersebut yang mampu memaksi­malkan potensi desa yang dimiliki, seperti potensi sumber daya air yang diman­faatkan sebagai lokasi wisata dan sentra perikanan. Semangat kreativitas masyarakat Klaten ini diharapkan mampu terwu­jud melalui keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, bersamaan dengan kurang lebih 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lainnya di seluruh Indonesia.

Baca juga : Pimpinan LPS Diharap Bisa Jaga Integritas

Bagaimana kesiapan 80 ribu Kopdes yang akan diluncur­kan serentak? Apakah sudah ada peta jalan atau tahapan implementasi yang jelas?

Sejauh ini kesiapan 80 ribu Koperasi Desa/Kelura­han Merah Putih sudah sangat baik, dibuktikan dengan ke­siapan secara administrasi kelembagaan yang sekitar 98 persen sudah berbadan hu­kum, membuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih su­dah siap untuk beroperasi dan menjalankan kegiatan bisnis. Selain itu, saat ini kami se­dang melaksanakan finalisasi strategi bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan memaksi­malkan potensi kemitraan, penyiapan skema pembiayaan yang berkelan­jutan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN. Selain itu, Kemen­terian Koperasi sudah memulai tahapan penguatan kapasitas SDM pengurus Ko­perasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui program pelatihan yang diselenggarakan di beberapa daerah. Berkaitan dengan peta jalan, kami sudah menyiapkan dengan koordinasi dengan Kementerian PPN/Bappenas, selaras dengan integrasi program Ko­perasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Proyek Strategis Nasional.

Baca juga : Indonesia Gelar Karpet Hijau Untuk Temasek

Pak Menteri, seperti apa dukungan Pemerintah untuk memastikan pembentukan Kopdes Merah Putih ini bu­kan hanya seremonial, tetapi benar-benar bermanfaat bagi ekonomi desa?

Sesuai dengan amanat Inpres Nomor 9 Tahun 2025, sebanyak 16 Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah mendapat­kan tugas yang spesifik dalam mengawal pembentukan hingga operasional Koperasi Desa Merah Putih. Tugas terse­but saling mendukung antar satu Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, seperti dukungan pembiayaan yang disiapkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, dukungan pemetaan potensi desa oleh Kementerian Desa dan PDT, seluruh kementerian saat ini selalu berkoordinasi secara rutin dibawah Satuan Tugas Nasional Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Tentu saja, hal ini membutuhkan proses yang panjang, sehingga koordinasi dan kolaborasi antar kelembagaan tidak boleh terputus hanya sampai pemben­tukan kelembagaannya saja, melainkan harus secara kom­prehensif mencakup pengem­bangan bisnis koperasinya di masa depan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.