Dark/Light Mode

Target Cetak 60 Ribu Dokter

Menteri Brian Rombak Pendidikan Kedokteran

Kamis, 24 Juli 2025 07:30 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menghadiri dan memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) periode 2025–2028 yang diselenggarakan di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (22/7).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menghadiri dan memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Pusat Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) periode 2025–2028 yang diselenggarakan di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (22/7).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menargetkan pencetakan 60 ribu dokter baru hingga 2029. Untuk mencapai target itu, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong transformasi total sistem pendidikan kedokteran. Mulai dari kurikulum, kolaborasi lintas kampus, hingga pemerataan layanan di daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal).

Hal tersebut disampaikan Brian saat melantik Pengurus Pusat Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) periode 2025-2028 di Gedung Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Brian menegaskan, pelantikan tersebut sebagai momentum mendorong transformasi pendidikan kedokteran di Indonesia.

Baca juga : Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Berusia 17-50 Tahun

“AIPKI memegang peran strategis sebagai mitra Pemerintah dalam meningkatkan mutu dan akses pendidikan tenaga medis di Indonesia,” kata Brian dalam keterangannya, Rabu (23/7/2025).

Guru Besar Fakultas Teknologi Industri ITB ini mendorong agar AIPKI memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi, mentorship fakultas dan pembinaan institusi pendidikan secara berkelanjutan.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mencetak dokter yang unggul secara kualitas maupun kuantitas.

Baca juga : Kemendes PDT Dorong Ekonomi Desa Merata

Brian juga menyoroti perlunya terobosan lintas kampus untuk menjawab tantangan dalam sistem pendidikan kedokteran. Termasuk keterbatasan akses, kualitas pembelajaran dan ketimpangan distribusi tenaga medis.

“Pemerintah berkomitmen terus mendukung kemitraan strategis ini demi menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang profesional, adaptif dan berdaya saing global,” tegasnya.

Ketua Umum AIPKI periode 2025-2028 Prof. Wisnu Barlianto menyatakan komitmen penuh AIPKI dalam menjawab tantangan kesehatan nasional dan global. Salah satu fokus AIPKI adalah mempercepat peningkatan jumlah dokter umum, spesialis dan subspesialis tanpa mengabaikan mutu lulusan.

Baca juga : Terpilih Secara Aklamasi, Ahmed Zaki Kembali Pimpin Golkar Jakarta

“Bersama Kemendiktisaintek, kami telah mengidentifikasi sejumlah fakultas kedokteran yang siap membuka program studi spesialis dan subspesialis berbasis universitas. Targetnya, menghasilkan 60 ribu dokter baru pada 2029,” ungkap Wisnu usai Rapat Kerja Pengurus AIPKI di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti di Jakarta.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.