Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pejabat Negara Berbaju Loreng, Prabowo: Mereka Ingin Bertaruh Diri Bersama Rakyat
Minggu, 10 Agustus 2025 11:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Para menteri dan pejabat negara yang hadir dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat pada Minggu (10/8/2025), tampak mengenakan baju dan celana loreng. Terpantau Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian duduk di barisan depan. Selain itu, juga ada Ketua DPR Puan Maharani dan Jaksa Agung Burhanuddin ST.
Presiden Prabowo bilang, seragam loreng yang dikenakan para pejabat adalah bukti mereka ingin berjuang bersama seluruh rakyat Indonesia.
"Hari ini, di belakang saya, banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam. Mereka memakai seragam, sebagai tanda bahwa mereka ingin terlibat, ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo, dalam pidatonya di acara tersebut.

Baca juga : Rapat Malam-malam, Prabowo Keras ke Pengoplos Beras
Prabowo memaparkan, sistem pertahanan Indonesia adalah sistem pertahanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh elemen bangsa. Segenap lapisan masyarakat punya keinginan membela bangsa Indonesia.
Karena itulah, kata Prabowo, Indonesia memiliki sistem pertahanan yang defensif. Kalau ada yang mengatakan, sistem pertahanan defensif tidak bisa menang perang, menurutnya itu adalah bacaan sejarah yang keliru.
'Kalau kita mempertahankan bangsa, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Seluruh bangsa Indonesia pertahankan itu. Kita tidak bisa ditaklukkan. Dan bagi kita tak ada masalah. Daripada dijajah kembali, lebih baik kita mati," tandas Prabowo.
Baca juga : Rapat Malam-malam di Istana, Prabowo Minta Pengoplos Beras Ditindak Tegas
Baca juga : Ribuan Perempuan akan Rayakan Hari Kebaya Nasional Bersama Giwo Rubianto
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya