Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
95 Persen Lansia Bergantung Pada Anaknya
Kemendukbangga: Kaum Sandwich Jadi Deg-Degan
Senin, 11 Agustus 2025 07:35 WIB
Sebelumnya
Menurut Nur, beban finansial yang besar menuntut generasi ini memiliki perencanaan keuangan realistis serta komunikasi terbuka dalam keluarga. “Kalau hanya ditopang satu pihak, mereka juga akan kesulitan mempersiapkan masa depan,” ujarnya.
Banyak dari mereka harus mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan. Hal ini membuat generasi muda sulit mencapai kemapanan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Baca juga : Ada Yang Dukung, Ada Yang Minta Kaji Dahulu
Senada, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Eunike Sri Tyas Suci, mengingatkan beban berat yang melebihi kemampuan dapat memicu masalah kesehatan mental. “Potensi stres luar biasa. Kalau sudah bekerja sana-sini tapi pendapatan tidak sebanding, risiko burnout besar,” ujarnya.
Burnout diketahui sebagai suatu keadaan ketika seseorang merasa terlalu lelah, baik secara fisik, mental, maupun emosional.
Baca juga : Sambut 2029, NasDem Rangkul Generasi Muda
Tyas menambahkan, stres berkepanjangan dapat berujung pada depresi. Gejalanya bisa berupa gangguan tidur, pola makan tidak teratur, hingga hilangnya makna hidup.
“Banyak yang hampir tidak punya waktu atau sumber daya untuk dirinya karena anggaran habis untuk keluarga. Jika semua beban ditanggung sendiri, mereka bisa collapse,” tuturnya. ASI
Baca juga : PKB Kaltim Lakukan Pembinaan Berjenjang
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 11 Agustus 2025 dengan judul "95 Persen Lansia Bergantung Pada Anaknya Kemendukbangga: Kaum Sandwich Jadi Deg-Degan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya