Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persib Pinjamkan Ramon Tanque ke Klub India Chennaiyin FC
- Dihajar Impor China Dan Logistik Mahal, Industri Plastik RI Terseok-seok
- Kejagung: Pengembalian Uang Tak Hentikan Proses Hukum Kasus Korupsi Nikel
- Yusril Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia: Pemerintah Terus Verifikasi
- KAI Expo 2026, KCIC Tebar Diskon Tiket Whoosh hingga Lucky Draw
Bahlil Kerja Keras Wujudkan Desa Berdikari Energi
2029, Elektrifikasi Indonesia 100 Persen
Sabtu, 16 Agustus 2025 08:10 WIB
Hilirisasi Sektor ESDM Serap Banyak Tenaga Kerja
Soal penyerapan tenaga kerja di sektor ESDM, porsi apa yang akan diprioritaskan? Karena banyak tenaga kerja muda yang segera harus masuk ke lapangan kerja.
Baca juga : Tak Datang Ke Senayan, Megawati Kurang Sehat
Tenaga kerja itu saya bagi dua. Padat karya dan padat modal.
Kami baru saja menyelesaikan pra FS proyek prioritas Hilirisasi dan ketahanan energi dengan nilai total 38 miliar dolar AS dari semua sektor. Secara umum, potensi hilirisasi ini memang 90 persen di antaranya berasal dari sektor ESDM. Ini proses untuk menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak kita yang punya skill. Saran saya, ambil jurusan yang langsung bisa terserap di pasar kerja. Yang kedua, padat karya juga harus jalan. Ini termasuk sektor pertanian, kelautan, sampai pertambangan. Kita wajibkan pekerjaan yang bisa dikerjakan manusia diprioritaskan dulu, walau biayanya mungkin lebih mahal dibanding pakai mesin. Karena tujuan investasi itu bukan cuma untung, tapi juga menciptakan lapangan kerja.
Baca juga : Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen, Defisit Rp 636 Triliun
Sebagai Ketua Satgas Hilirisasi, saya harus konsisten menjalankan perintah Presiden Prabowo. Menteri itu pembantu. Pembantu enggak punya visi-misi sendiri, tugasnya mewujudkan visi-misi presiden.
Jadi program sekarang adalah bekerja keras mensukseskan pertanian, pangan, dan hilirisasi yang sudah dicanangkan Presiden Prabowo. Saya harus menjamin, memastikan, dan mencari cara agar semua perintah itu terwujud demi kebaikan rakyat, wibawa negara, dan masa depan bangsa. ***
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya