Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Bahas Normalisasi Ciliwung hingga PBB
Kamis, 21 Agustus 2025 12:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/8/2025). Pertemuan yang berlangsung secara tertutup selama 30 menit itu membahas berbagai isu strategis yang menyangkut masa depan Jakarta.
Beberapa isu penting yang dibahas antara lain evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), digitalisasi pembayaran layanan publik, peningkatan kualitas pendidikan, serta penanganan banjir di Ibu Kota.
Baca juga : Bertemu Di Balai Kota, Gubernur Pramono Dan Ahok Bahas PBB-P2 Di Jakarta
Dalam pertemuan itu, Ahok juga menyinggung proyek normalisasi Sungai Ciliwung yang sempat terhenti pasca dirinya tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Kan dulu sisain 16 km tuh belum dibebasin. Nah laporan dari orang bekas kerja di Badan Wilayah Sungai Cisadane Ciliwung WSCC itu dulu Pak Iskandar kan, mereka udah seneng nih,” kata Ahok.
Baca juga : Kunker Ke Kuala Lumpur, Gubernur Pramono Anung Hadiri Tiga Forum Pemimpin ASEAN
Dia menjelaskan, selama bertahun-tahun, masih ada sekitar 16 kilometer jalur sungai yang belum dibebaskan lahannya. Menurutnya, proses pembebasan itu kini mulai menunjukkan kemajuan setelah Pramono Anung menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Begitu Pak Pram udah keluar penlok-nya (Penetapan Lokal) juga, Pak Pram tadi cerita ini akan diberesin,” lanjut Ahok.
Baca juga : Bertemu Gubernur Pram, Menteri PKP Bahas Sosialisasi KUR Perumahan Di Jakarta
Ahok meyakini, jika sisa 16 km jalur sungai berhasil dibebaskan dan proyek normalisasi dilanjutkan, maka penanganan banjir di Jakarta akan lebih efektif.
“Jadi kalau Ciliwung 16 km kita beresin, tanggul, Waduk Pluit semua mesinnya jalan. Gak adalah gitu istilah Siaga 1 di Katulampa tuh gak ada pengaruh sebetulnya,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya