Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
2026, PKP Genjot Program BSPS Atasi Backlog 9,9 Juta Rumah
Jumat, 5 September 2025 20:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengajuan pagu anggaran Rp 10,89 triliun untuk tahun anggaran 2026 Kementerian PKP berjalan mulus di Senayan.
Komisi V DPR menyetujuinya dalam rapat kerja pada Kamis (4/9/2025) sore. Dari total tersebut, Rp 8,9 triliun atau 81 persen dialokasikan khusus untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 400 ribu unit.
Baca juga : Menteri PKP Minta BPS Bereskan Data, Target 3 Juta Rumah Dikebut
“Anggaran BSPS 2026 meningkat 773,5 persen dibanding 2025 yang hanya Rp 1,02 triliun untuk 45 ribu unit. Peningkatan ini sesuai arahan Presiden, dan hasil diskusi dengan DPR agar lebih memprioritaskan program untuk masyarakat serta membuka lapangan kerja," ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait.
Selain BSPS, program strategis lain di 2026 meliputi Pembangunan Rumah Susun Rp375,32 miliar untuk 796 unit (21 tower), Pembangunan Rumah Khusus Rp249,43 miliar untuk 654 unit, termasuk penanganan pascabencana, Bantuan PSU Rumah Umum Rp29,08 miliar untuk 2.007 unit di kawasan pesisir, perkotaan, dan perdesaan, Penanganan Permukiman Kumuh & Sanitasi Rp155,85 miliar untuk 225 hektare dan 3.000 unit sanitasi dan Dukungan Manajemen Rp981,90 miliar untuk gaji, operasional dan evaluasi program.
Baca juga : Sering Tegur Ara, Hashim Kini Puji Terobosan PKP Untuk Program 3 Juta Rumah
Menteri Ara menegaskan, BSPS akan menjadi program andalan untuk mengurangi backlog perumahan yang kini mencapai 9,9 juta unit.
Mantan anggota DPR tiga periode ini juga membeberkan rencana peluncuran 25 ribu rumah subsidi bulan ini serta akad massal 50 ribu rumah subsidi pada November yang akan dihadiri Presiden Prabowo.
Baca juga : Temui Kepala BPKP, Menteri Ara Bahas DIPA Program 3 Juta Rumah
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyambut baik prioritas PKP pada BSPS. “Dari Rp10 triliun, 8,9 triliunnya untuk BSPS. 81 persen anggarannya memang fokus di sana,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya