Dark/Light Mode

Sosialisasi Di Kadin, Ara Optimis KUR Perumahan Bikin UMKM Naik Kelas & Menyala

Senin, 8 September 2025 17:49 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie  memberikan keterangan  terkait sosialisasi KUR Perumahan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie memberikan keterangan terkait sosialisasi KUR Perumahan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait optimis program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mampu mengangkat daya saing UMKM dan pengusaha nasional. 

Program ini diyakini dapat mendorong realisasi Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

"Saya senang Kadin dan Danantara ikut mendorong sosialisasi KUR Perumahan. UMKM bisa naik kelas dan menyala karena bunga hanya 5 persen, jauh lebih rendah dari perbankan komersial,"  kata Ara, sapaan akrab Maruarar dalam Sosialisasi KUR Perumahan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Baca juga : Di Bidakara, HIPMI Sosialisasi KUR Perumahan Dengan Plafon Maksimal Rp20 Miliar

Ara menegaskan, KUR Perumahan adalah sejarah baru karena pertama kali diluncurkan di era Presiden Prabowo. 

Program ini menyasar sisi penyediaan (developer, kontraktor, toko bangunan) maupun permintaan (UMKM dan masyarakat), sehingga membangun ekosistem perumahan rakyat secara komprehensif.

“Dengan KUR Perumahan usaha kecil bisa naik ke menengah, yang menengah bisa jadi besar. Pemerintah sudah menanggung bunganya,” ujarnya.

Baca juga : UMKM Minta Live TikTok Tetap On Untuk Jualan

Ia juga mengungkapkan, tahun ini kuota rumah subsidi lewat FLPP naik dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit. Pembangunan satu rumah melibatkan minimal 5 pekerja, artinya bisa menyerap 1,65 juta tenaga kerja, belum termasuk efek ekonomi turunan dari warung, toko material, hingga transportasi logistik.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie menambahkan, subsidi bunga 5 persen sangat membantu pengusaha yang kerap terkendala mahalnya biaya modal. 

"Quick win Kadin salah satunya adalah perumahan. Kami siap dorong sosialisasi KUR Perumahan karena manfaatnya besar bagi anggota Kadin," tegas Anindya.

Baca juga : CICSR: Aspirasi Damai Dilindungi, Anarkis Harus Ditindak Tegas

Pemerintah menargetkan program 3 juta rumah bisa menekan backlog perumahan yang saat ini mencapai 26 juta unit, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.