Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soroti Seorang Ibu Bunuh Diri Setelah Racuni 2 Anaknya
Pratikno: Luka Bagi Indonesia
Selasa, 9 September 2025 07:30 WIB
Sebelumnya
“Mulai akses layanan konseling, serta dukungan ekonomi produktif bagi perempuan, khususnya para ibu yang menjadi tulang punggung keluarga,” kata Veronica.
KemenPPPA, ujarnya, sudah berupaya melindungi perempuan dan anak melalui sejumlah langkah. Antara lain, memperkuat layanan SAPA129, mempercepat pembentukan UPTD PPA di seluruh daerah, hingga mendorong program pemberdayaan ekonomi perempuan.
“Kasus ini menunjukkan bahwa kita harus bergerak lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih berani melakukan terobosan-terobosan,” lanjutnya.
Veronica juga menyampaikan pesan langsung kepada para ibu di Indonesia, terutama mereka yang saat ini sedang menghadapi tekanan ekonomi dan merasa lelah. “Anda tidak sendirian. Ada banyak pintu bantuan yang bisa diketuk,” ucapnya.
Baca juga : Belum Setahun Kerja, Kabinet Di-Reshuffle
Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago merasa prihatin dengan kejadian ini. Menurutnya, luka ini bukan hanya menjadi derita suami, melainkan bagi Indonesia.
Kata Irma, persoalan mendasarnya ada pada orang tua, tetapi anak juga ikut dikorbankan. Potret ketidakpedulian di antara sesama, memang sudah sangat memprihatinkan.
“Mungkin ini disebabkan karena masing-masing memiliki masalah yang sama. Yaitu, kesulitan ekonomi, di samping kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama,” ulas Irma saat dihubungi Rakyat Merdeka, Senin (8/9/2025) malam.
Kata dia, jika dasar agamanya sudah kuat, pasti seseorang akan lebih bersabar. Karena sesungguhnya, seberat apapun kesulitan hidup, tidak harus melakukan perbuatan yang dilarang agama, seperti bunuh diri. Terlebih yang bersangkutan juga membunuh anaknya.
Baca juga : Sri Mul Diganti, Pasar Kaget
Potret nyata dari lingkungan yang keras dan kondisi ekonomi yang sulit membuat masyarakat menjadi sangat individual.
“Ini berbahaya jika tidak segera diatasi. Bukan saja kasus bunuh diri dan membunuh, tapi juga akan meningkatkan angka kriminalitas,” pungkasnya.
Diketahui, kisah memilukan terjadi di Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Gara-gara persoalan ekonomi, seorang ibu berinisial EN (34) bunuh diri setelah racuni dua anaknya.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (5/9/2025) dini hari. Kasus ini pertama kali diketahui YS-suami korban saat pulang kerja pukul 04.00 WIB. Karena tak ada jawaban, YS yang panik akhirnya meminta bantuan. Warga berdatangan, mendobrak pintu, dan barulah diketahui EN sudah tewas tergantung di pintu kamar.
Baca juga : Anggaran MBG Rp 1,2 T Per Hari
Bukan hanya EN, dua anaknya ; AA (9) dan AAP yang baru berusia 11 bulan, tergeletak tak bernyawa di ruang depan. Diduga kedua anaknya itu lebih dulu diracun sang ibu. Selembar surat wasiat yang ditulis EN tertempel di tembok kamar. Isinya berupa alasan EN mengakhiri hidupnya dan kedua anaknya. [MEN/BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya