Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rapat Bareng Menhan & Panglima TNI, Bahlil Bahas Tata Kelola Timah di Babel
Sabtu, 13 September 2025 10:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah bakal menata ulang tata kelola tambang timah di Bangka Belitung.
Keputusan itu diambil usai rapat Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dengan Menhan merangkap Menko Polkam, Sjafrie Sjamsoeddin serta Panglima TNI Agus Subiyanto di Kantor Kemenko Polkam, Kamis (11/9/2025).
Baca juga : Reshuffle Kabinet Peluang Perbaiki Tata Kelola Fiskal
“Iya tadi habis rapat. Saya tahunya datang rapat membahas cara penanganan masalah timah di Bangka Belitung. Penataan agar memperkuat PT Timah," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip laman fraksigolkar.
Bahlil menegaskan, tata kelola PT Timah harus diperkuat. Pasalnya, 89 persen Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Bangka Belitung, dikuasai BUMN tersebut.
Baca juga : Pertamina Gandeng Komunitas Tuli, Edukasi Inklusif Bahasa Isyarat di Bitung
"Karena itu kita harus tata, apalagi ini BUMN. Saya tadi juga meminta agar dalam implementasinya tetap melibatkan masyarakat, koperasi, UMKM, sebagai bagian dari kerja-kerja IUP PT Timah," ucapnya.
Menurut Bahlil, aspek sosial, lingkungan, dan peningkatan ekonomi masyarakat harus jadi pertimbangan utama dalam penataan.
Baca juga : Kapolda Banten Temui Aksi Solidaritas Ojol Di Banten
Soal kenapa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak ikut rapat, Bahlil mengaku tak tahu menahu.
"Saya enggak tahu. Saya hanya diundang rapat, bukan pengundang. Dan ini kan dalam rangka penataan," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya