Dark/Light Mode

Menteri Imipas Tinjau Program Jawara Beton Di Lapas Tangerang

Rabu, 29 Oktober 2025 20:29 WIB
Menimipas Agus Andrianto meninjau program pembinaan produktif “Jawara Beton” di Lapas Kelas I Tangerang, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Imipas
Menimipas Agus Andrianto meninjau program pembinaan produktif “Jawara Beton” di Lapas Kelas I Tangerang, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Imipas

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto kembali menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Senin (27/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program pembinaan produktif Jawara Beton yang mengolah limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) menjadi salah satu bahan utama pembuatan paving blok dan produk turunan beton lainnya.

Program inovatif tersebut merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas I Tangerang, PT PLN Indonesia, dan PT Semen Merah Putih. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemberdayaan Warga Binaan di bidang industri ramah lingkungan.

Menimipas mengapresiasi sinergi tersebut dan menyebutnya sebagai langkah nyata mendukung program “Kemakmuran untuk Semua” yang dicanangkan Presiden RI. 

Baca juga : Mendagri Awasi Ketat Kinerja Pemda, Siapkan Reward Dan Sanksi

“Program ini menjadi contoh konkret bagaimana pembinaan di Lapas memberikan banyak manfaat, yaitu mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan Warga Binaan agar memiliki keterampilan produktif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Ia menegaskan keterlibatan Warga Binaan dalam produksi beton merupakan bagian dari pembinaan kemandirian sekaligus pemberdayaan ekonomi.

“Warga Binaan tidak sekadar menjalani masa pidana, tetapi juga aktif mengikuti program pembinaan produktif melalui pelatihan pembuatan paving blok dan produk turunan beton lainnya. Atas hasil kerja mereka, para Warga Binaan turut memperoleh premi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kinerja yang diberikan,” terang Mashudi.

Baca juga : Asabri Komit Bangun SDM Profesional Jadi Fondasi Tangguh Organisasi

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan pembinaan yang berdampak langsung pada peningkatan keterampilan dan kesejahteraan Warga Binaan. “Dengan dukungan PT Semen Merah Putih dalam program pembinaan ini, kami berharap kualitas dan kapasitas produksi paving blok dapat terus meningkat. Program Jawara Beton menjadi sarana pembinaan yang tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras dan kemandirian bagi Warga Binaan,” tegasnya.

Sebagai informasi, salah satu bahan baku pembuatan paving blok dan produk turunan beton lainnya berasal dari limbah FABA hasil pembakaran batu bara sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing tinggi. Hingga kini sudah ada sekitar 12 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang bekerja sama dengan PT PLN Indonesia dalam pemanfaatan limbah FABA sebagai bahan baku produksi.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan produk-produk Jawara Beton tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar nasional sebagai produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.