Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tito Tinjau Longsor Cilacap, Bupati Apresiasi Dukungan Pusat
Kamis, 20 November 2025 16:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengapresiasi kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meninjau langsung lokasi longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025). Ia menilai kehadiran Mendagri menunjukkan pemerintah pusat peduli terhadap bencana yang dialami daerah.
“Kehadiran Pak Mendagri Tito Karnavian ke lokasi longsor sangat berarti bagi kami. Beliau meninjau dapur umum, memberikan arahan atas langkah-langkah yang telah dilakukan, serta memimpin apel kesiapsiagaan dan pencarian korban. Ini memberikan semangat besar bagi kami,” kata Syamsul, dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).
Selain mengecek dapur umum dan tim SAR, Mendagri Tito mengingatkan bahwa longsor di Cibeunying harus menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah (pemda) lain untuk memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.
“Mendagri menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar lebih siap siaga, terlebih jika sudah ada peringatan dini dari BMKG mengenai potensi bencana,” lanjut Syamsul.
Baca juga : Presiden Apresiasi Penanganan Longsor Cilacap, Mendagri Pastikan Dukungan Penuh
Bupati juga menyampaikan bahwa Mendagri mendukung rencana Pemkab Cilacap untuk merelokasi warga selamat ke Desa Jenang, sekitar 2 kilometer dari titik longsor. Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 3,9 hektare (ha) sebagai lokasi relokasi. Untuk tahap selanjutnya, Pemkab akan berkoordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, terkait skema hunian bagi warga terdampak.
“Prosesnya berjenjang, kepala daerah menetapkan jumlah warga yang direlokasi, kemudian diusulkan kepada BNPB untuk hunian sementara, dan setelah itu baru dilakukan pembangunan hunian tetap,” jelas Syamsul.
Dalam kunjungannya, Mendagri Tito menemui para korban terdampak dan memberikan penguatan kepada keluarga yang masih menunggu hasil pencarian. Ia meminta seluruh unsur tim evakuasi, mulai dari Basarnas, BNPB, TNI/Polri, Satpol PP, dan relawan bekerja solid dan cepat guna mengurangi kegelisahan keluarga korban.
“Saya datang langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan penanganan berjalan maksimal. Ini juga menjadi peringatan bagi pemda lain agar segera memperkuat mitigasi bencana,” ujar Tito.
Baca juga : Cek Lokasi Longsor Di Cilacap, Mendagri Minta Pemda Perkuat Mitigasi Bencana
Tito menyampaikan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kemendagri untuk memperkuat koordinasi dengan pemda dalam memetakan daerah rawan bencana. Terutama mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi.
“Curah hujan tinggi sangat berisiko, khususnya di Pulau Jawa yang padat penduduk. Jika longsor terjadi di lahan kosong, dampaknya kecil. Tetapi jika menimpa permukiman, risikonya besar. Karena itu pemda harus menginventarisasi titik rawan dan menyiapkan langkah mitigasi sejak dini,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemda diperbolehkan merelokasi warga dari wilayah rawan bencana dan dapat memanfaatkan dana belanja tidak terduga (BTT) bila menghadapi keterbatasan anggaran.
Sementara itu, pencarian korban longsor Cibeunying resmi diperpanjang selama tiga hari, setelah tim SAR gabungan bersama keluarga korban menyepakati kelanjutan operasi.
Baca juga : Asianet Mantapkan Layanan Usai Dapat Kepastian Atas Dua PO
“Keluarga berharap pencarian dilanjutkan. Atas dasar kemanusiaan, operasi SAR resmi diperpanjang tiga hari,” pungkas Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya