Dark/Light Mode

Tangan Kanan Bupati Ponorogo Tiba di Gedung KPK

Sabtu, 8 November 2025 14:01 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Orang kepercayaan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pria bernama Kokoh Prio Utomo ini merupakan orang ketujuh, sekaligus terakhir, yang dibawa dari rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo.

"Pihak swasta, KP orang kepercayaan Bupati (Ponorogo)," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).

Baca juga : OTT Ponorogo, Bupati Sugiri Sancoko Tiba Di Gedung KPK Bareng Sekda

Kokoh tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan pada Sabtu siang sekitar pukul 11.41 WIB. Dia tampak memakai kaus hitam bertuliskan 'MINKE', tokoh di novel "Bumi Manusia" ciptaan Pramoedya Ananta Toer. Wajah pria berkacamata itu ditutupi masker. Rambutnya dikuncir.

Dia langsung digiring petugas menaiki lantai 2 Gedung KPK. Dengan kedatangan Kokoh, total ada tujuh orang yang dibawa ke Gedung KPK dari rangkaian operasi senyap KPK terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Dalam OTT yang digelar pada Jumat (7/11/2025) kemarin, tim KPK mengamankan total 13 orang.

Baca juga : Usai Melantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Di-OTT KPK

Adapun Bupati Sugiri telah lebih dulu tiba di Gedung KPK bersama lima orang lainnya sekitar pukul 8.10 WIB. Dia tampak mengenakan sweater lengan pendek warna hitam, di baliknya juga memakai kaus warna yang sama dan masker warna putih.

Saat baru tiba, Bupati hanya mengatupkan kedua telapak tangannya membalas sapaan awak media. Kemudian langsung naik ke lantai 2 untuk pemeriksaan lanjutan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, selain Bupati, tim juga mengamankan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono, Yunus Mahatma selaku Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Harjono.

Baca juga : Besok, Bupati Ponorogo yang Terjaring OTT KPK Dibawa ke Jakarta

"Pihak-pihak yang diamankan dan dibawa ke Jakarta pagi ini yaitu Bupati, Sekda, Dirut RSUD, Kabid Mutasi Setda. Dan tiga pihak swasta, salah satunya adik Bupati," katanya, Sabtu pagi. KPK melakukan OTT di wilayah Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (7/11/2025).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyebut kasus ini terkait promosi jabatan. "(OTT terkait) Mutasi dan promosi jabatan," ujarnya. 

KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.