Dark/Light Mode

KKP Dorong Ipmapheri Perluas Pasar Hasil Perikanan

Senin, 1 Desember 2025 09:34 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ikatan Profesi Pembina Mutu dan Analis Pasar Hasil Kelautan dan Perikanan Indonesia (Ipmapheri). (Foto: Dok. Kementerian KP)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ikatan Profesi Pembina Mutu dan Analis Pasar Hasil Kelautan dan Perikanan Indonesia (Ipmapheri). (Foto: Dok. Kementerian KP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ikatan Profesi Pembina Mutu dan Analis Pasar Hasil Kelautan dan Perikanan Indonesia (Ipmapheri).

Organisasi profesi ini dibentuk sebagai wadah bagi para pembina mutu dan analis pasar untuk memperkuat kompetensi, mendampingi pelaku usaha, serta mengedukasi publik mengenai pentingnya ikan sebagai sumber protein berkualitas.

Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Machmud mengatakan, kehadiran Ipmapheri akan meningkatkan kemampuan pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga standar mutu, membuka peluang pasar, serta mendorong hilirisasi produk perikanan.

"Pertumbuhan industri perikanan menghadirkan banyak peluang. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor sekaligus penggerak peningkatan kompetensi anggotanya," kata Machmud dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Baca juga : TMII Gandeng AQUA Perkuat Wisata Bersih dan Pelestarian Budaya

Machmud menjelaskan, sejumlah peran strategis Ipmapheri dalam mendukung program prioritas KKP, diantaranya peningkatan mutu dan keamanan pangan ikan, pengembangan nilai tambah dan hilirisasi, hingga penyediaan analisis pasar yang akurat untuk memperkuat akses pasar nasional dan ekspor.

Ipmapheri juga diharapkan dapat memastikan pasokan ikan yang aman dan bermutu guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus mendorong penerapan prinsip Ekonomi Biru melalui praktik pascapanen yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Dengan peran strategis tersebut, Ipmapheri menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga mutu dan memperkuat daya saing produk perikanan Indonesia," ujarnya.

Ketua Ipmapheri Abdul Rachman menegaskan, kesiapannya mendukung program Pemerintah.

Baca juga : Petugas Pembimbing Haji Perempuan Ditambah Jadi 30 Persen

Ia menilai, peresmian organisasi bertepatan dengan Hari Ikan Nasional (Harkannas) menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya konsumsi ikan yang berkualitas, aman, dan bernilai tambah.

"Pembentukan Ipmapheri merupakan langkah penting khususnya SDM teknis yang berperan menjaga mutu produk, keamanan pangan, dan akses pasar," katanya.

Saat ini, Ipmapheri memiliki 1.050 Pembina Mutu dan 478 Analis Pasar Hasil Perikanan yang tersebar di berbagai daerah. Menurutnya, SDM teknis yang besar tersebut perlu dihimpun dalam satu organisasi profesional agar peningkatan kompetensi, standardisasi layanan, dan koordinasi kerja berjalan lebih terarah, efektif, dan terukur.

"Untuk itulah organisasi profesi seperti Ipmapheri hadir, untuk menjaga mutu, keamanan pangan, dan nilai produk dari hulu hingga hilir," ujarnya.

Baca juga : Krisis Donor Kornea, Penguatan Bank Mata Nasional Mendesak

Adapun, Ipmapheri dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 62 Tahun 2025 sebagai wadah bagi Pembina Mutu (PM) dan Analis Pasar Hasil Perikanan (APHP) dalam mendorong peningkatan mutu dan nilai hasil perikanan nasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menekankan bahwa penguatan ekonomi biru dan pemanfaatan blue food menjadi kunci pemenuhan pangan masa depan.

Ia optimistis laut mampu menyediakan sumber protein berkualitas dan berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.