Dark/Light Mode

Bencana Mengintai

Menteri PPN Luncurkan Dana Inovasi Teknologi

Rabu, 3 Desember 2025 07:00 WIB
Peluncuran Dana Inovasi Teknologi dalam acara bertajuk ITF dan Kajian Solusi Berketahanan Iklim di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Foto: Tangkapan Layar YouTube Bappenas RI
Peluncuran Dana Inovasi Teknologi dalam acara bertajuk ITF dan Kajian Solusi Berketahanan Iklim di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Foto: Tangkapan Layar YouTube Bappenas RI

 Sebelumnya 
Rachmat mengakui, Indonesia membutuhkan pendanaan sebesar 757,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 12.500 triliun hingga tahun 2035 untuk memenuhi target perubahan iklim yang tertuang dalam Enhanced dan Secondary Nationally Determined Contribution (NDC).

Angka ini menunjukkan kesenjangan pendanaan yang besar, mengingat alokasi anggaran terkait iklim saat ini baru mencapai 3 persen dari APBN.

Baca juga : Kapolri Serahkan 8 Truk Bantuan Ke Korban Bencana

Menurutnya, kesenjangan pendanaan ini menuntut Indonesia untuk memperkuat kesiapan tata kelola, program dan proyek yang mampu memobilisasi investasi. Investasi menjadi kunci utama untuk memperkuat teknologi, inovasi dan basis pengetahuan, yang merupakan fondasi akselerasi transisi rendah karbon serta ketahanan iklim Indonesia.

Dia menekankan, investasi awal harus diarahkan untuk skalabilitas teknologi rendah karbon yang dapat membuka peluang ekonomi besar.

Baca juga : Soroti Banjir Dan Longsor Sumatera, Hanura Galang Bantuan Untuk Korban Bencana

Dia juga mengacu pada data World Resources Institute (WRI) 2025. Data tersebut menyebutkan, setiap 1 dolar AS yang diinvestasikan dalam adaptasi iklim akan menghasilkan lebih dari 10 dolar AS manfaat selama 10 tahun.

Selain itu, International Energy Agency (IEA) 2021 mengemukakan, 50 persen dari pengurangan emisi global pada 2050 akan berasal dari teknologi yang kini masih dalam tahap prototipe.

Baca juga : Jaga Soliditas Internal, Demokrat NTB Gelar Musda Tahun Depan

Situasi ini sejalan dengan momentum global pasca COP30 di Belém, Brazil. Dalam konferensi tersebut, pembiayaan iklim menjadi agenda prioritas, dengan kesepakatan target mobilisasi pembiayaan iklim global melalui New Collective Quantified Goal on Climate Finance (NCQG) mencapai 1,3 triliun dolar AS per tahun pada 2035. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 3 Desember 2025 dengan judul "Bencana Mengintai Menteri PPN Luncurkan Dana Inovasi Teknologi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.