Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ziarah Dan Groundbreaking Museum Marsinah
Kapolri Mengenang Jasa Pahlawan Nasional Buruh
Minggu, 28 Desember 2025 07:00 WIB
Sebelumnya
Menurut Kapolri, Museum Marsinah juga menjadi aset kebanggaan daerah dan nasional. "Ini aset Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan aset Indonesia, khususnya bagi buruh seluruh Indonesia, karena beliau adalah pahlawan nasional," tegasnya.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menerangkan, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Nasional Marsinah diinisiasi langsung oleh dirinya bersama Kapolri. Andi Gani mengungkapkan, keputusan pembangunan tersebut diambil setelah melalui proses diskusi dan kesepakatan dengan pihak keluarga Marsinah. Tujuannya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan nilai-nilai yang diwariskan almarhumah bagi kaum buruh Indonesia.
Andi Gani menegaskan, pembangunan tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca juga : 2026, Kemendiktisaintek Fokus Hilirisasi Riset Dan Penguatan SDM
"Pembangunan ini murni bentuk kepedulian dan komitmen gerakan buruh. Seluruh pembiayaan berasal dari Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Pekerja Indonesia milik KSPSI, tanpa menggunakan dana negara," tegas Andi Gani.
Ia berharap, museum dan rumah singgah tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda, khususnya kaum pekerja, untuk memahami sejarah perjuangan buruh serta nilai keadilan dan kemanusiaan yang diperjuangkan Marsinah.
Adapun, pembangunan Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah ditargetkan rampung sebelum peringatan May Day 2026. Andi Gani berharap, Presiden Prabowo Subianto berkenan meresmikan museum tersebut.
Baca juga : Cegah Badai PHK, Pemerintah Perkuat Permintaan Domestik
Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh yang gigih memperjuangkan hak-hak pekerja. Marsinah bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS) dan diculik serta dibunuh pada 8 Mei 1993, yang menjadikannya simbol perlawanan terhadap ketidakadilan pada era Orde Baru. Marsinah dikenang sebagai perempuan pemberani yang vokal dalam menyuarakan hak-hak buruh, dan kematiannya menjadi titik penting dalam perjuangan hak buruh di Indonesia.
Marsinah menerima Penghargaan Yap Thiam Hien pada 1993. Pada 10 November 2025, Marsinah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 28 Desember 2025 dengan judul "Ziarah Dan Groundbreaking Museum Marsinah, Kapolri Mengenang Jasa Pahlawan Nasional Buruh"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya