Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Skala Besar Operasi Pasca Bencana
Panglima TNI: 32 Jembatan Dibangun, 2.669 Ton Logistik Disalurkan
Senin, 29 Desember 2025 17:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan, pihaknya telah melakukan operasi pasca bencana berskala besar untuk mempercepat pemulihan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hal itu disampaikan Panglima TNI dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pasca bencana Jelang Akhir Tahun, di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).
Baca juga : Pasar Mulai Berdenyut Di Aceh Tamiang, Sekolah Dibersihkan, Arus Logistik Lancar
Selama proses pemulihan, TNI sudah membangun puluhan jembatan darurat, yang membuka akses jalan terisolasi pasca bencana. “Total yang dibangun ada 32 jembatan,” ujar Panglima TNI.
Saat ini, beberapa jembatan sudah digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Di Aceh, ada Jembatan Teupin Mane, Jembatan Teupin Reudep, Jembatan Jeumpa, Jembatan Matang Bangka, Jembatan Kutablang, dan Jembatan Weh Pase, di Aceh.
Baca juga : Puluhan Jalan Dan 19 Jembatan Sudah Bisa Difungsikan
Di Sumatera Utara, terdapat Jembatan Hamparan Perak dan Jembatan Anggoli Sibabangun. Selain itu, masih ada beberapa jembatan lainnya.
Dalam skala besar operasi pasca bencana, TNI juga mengerahkan 89 unit alat utama sistem senjata (alutsista), yang terdiri dari pesawat, helikopter, dan kapal perang RI (KRI).
Baca juga : Harus Jalani Operasi, Penahanan Nadiem Makarim Kembali Dibantarkan
“Sampai saat ini, (alutsista) terus melakukan dukungan bantuan logistik, baik melalui airdrop ataupun air landed. Kemudian, KRI membawa dukungan alat berat, alat kesehatan, mendukung membawa juga nakes dan membantu kementerian/lembaga lain seperti peralatan PLN, membawa BBM, bahan pangan, genset, dan sebagainya,” kata Agus.
Total logistik yang sudah didistribusikan melalui jalur udara dan darat, kini telah mencapai 2.669,53 ton.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya