Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kemenkes: Gatal dan Diare Banyak Dialami Warga Baduy
Jumat, 2 Januari 2026 21:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, penyakit kulit dan gangguan pencernaan sebagai keluhan kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat Baduy. Temuan tersebut diperoleh saat kunjungan Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, ke wilayah Baduy.
“Kalau saya tadi tanya-tanya, yang sebagian besar itu gatal, sama pencernaan seperti mencret atau diare,” ujar Kunta, seperti keterangan yang diterima, Jumat (2/1/2026).
Baca juga : Banyak Kasus Gigitan Ular, Kemenkes Siapkan Antibisa Bagi Warga Baduy
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan akses air bersih dan sanitasi di wilayah Baduy. Faktor lingkungan masih menjadi tantangan utama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat adat.
Untuk mengatasi keluhan tersebut, Kemenkes menyalurkan obat-obatan dasar yang umum dibutuhkan masyarakat, antara lain obat gatal, obat sakit perut, serta obat cacing, sesuai dengan kondisi kesehatan warga.
Baca juga : Tinggal Di Bandara Selama Satu Tahun
“Biasanya obat-obatan yang sederhana, seperti untuk panas, sakit perut, gatal-gatal, kudis,” ucap Kunta.
Selain pengobatan, Kemenkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Baca juga : Kemenkes Temukan Gatal Dan Diare Paling Banyak Dialami Warga Baduy
Edukasi tersebut menekankan pentingnya kebiasaan mencuci tangan serta pengolahan makanan dan minuman yang aman.
“Upaya-upaya sederhana ini penting supaya mereka mendapatkan makanan dan minuman yang lebih bersih,” tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya