Dark/Light Mode

Beri Kuliah Umum Di Boyolali

Mendes: Desa Penentu Masa Depan Indonesia

Kamis, 15 Januari 2026 06:55 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kanan) didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kedua kanan) menyapa warga saat pembukaan Pameran Hari Desa Nasional 2026 di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026). ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROHO/RWA.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kanan) didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (kedua kanan) menyapa warga saat pembukaan Pameran Hari Desa Nasional 2026 di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026). ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROHO/RWA.

 Sebelumnya 
Karena itu, tata kelola Pemerintahan Desa harus berjalan dengan baik, serta pembangunan terhadap 75.266 desa dan 8.496 kelurahan dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif.

“Sejalan dengan Asta Cita Keenam, desa kini ditempatkan bukan lagi sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan yang berdaya, mandiri, dan inovatif,” ujarnya.

Wiyagus juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan di desa melalui Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

Baca juga : Setelah PAN, Giliran Golkar & PKB Tolak E-Voting Pemilu

Sebagai penggerak produksi, distribusi, dan pemasaran hasil desa, Kopdeskel Merah Putih dinilai dapat disinergikan dengan Program Makan Bergizi Gratis. Khususnya melalui penyediaan bahan pangan lokal serta penguatan rantai pasok pangan nasional.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengapresiasi tren positif pembangunan desa yang tercermin dari meningkatnya jumlah desa berstatus berkembang dan maju.

Capaian tersebut diiringi dengan penguatan transparansi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca juga : PSI Jateng Pastikan Konflik Konferda Di Semarang Usai

Dalam kesempatan itu, Wiyagus juga menyampaikan duka cita atas bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan pentingnya membangun desa yang tangguh menghadapi bencana melalui perencanaan yang matang, penguatan kapasitas aparatur, serta pemanfaatan dana desa yang diarahkan pada mitigasi dan pemulihan pascabencana.

“Kemandirian desa juga harus diimbangi dengan kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Baca juga : Kasus Dugaan Korupsi Haji, KPK Sudah Kantongi Otak Penghilangan Barang Bukti

Diketahui, 15 Januari 2026 diperingati sebagai Hari Desa Nasional. Puncak peringatan akan digelar di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Momentum ini menjadi pengingat akan peran vital desa dalam pembangunan bangsa. Penetapan 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23 Tahun 2024. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 15 Januari 2026 dengan judul "Beri Kuliah Umum Di Boyolali Mendes: Desa Penentu Masa Depan Indonesia"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.