Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dirjen Pesantren Dibentuk
Gibran: Ponpes Kekuatan Masa Depan Indonesia
Minggu, 22 Februari 2026 07:00 WIB
Sebelumnya
“Para santri harus mampu menjadi pencipta peluang dan pelopor inovasi tanpa kehilangan jati diri,” katanya.
Meski demikian, Gibran mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi bersama. Antara lain tata kelola pesantren, akses terhadap teknologi dan pelatihan, hingga akses permodalan guna mendukung kemandirian ekonomi pesantren.
Untuk itu, dia menilai pentingnya optimalisasi berbagai program bantuan Pemerintah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Baca juga : Yayasan Islam Bisa Miliki SHM Atas Nama Lembaga
Lebih lanjut, Gibran menuturkan, Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pondok pesantren sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.
Sebelumnya, Prabowo menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama.
“Saya telah merestui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Ini menunjukkan prioritas strategis pemerintah untuk semakin memperhatikan, melindungi, memperkuat, dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren,” ucapnya.
Baca juga : Eks Kajari HSU Ajukan Gugatan Praperadilan
Direktorat Jenderal Pesantren dibentuk untuk meningkatkan tata kelola layanan pendidikan di pesantren.
Lembaga itu juga bertugas menginventarisasi berbagai persoalan, mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi, serta mendorong transformasi pesantren menjadi motor inovasi dan penggerak ekonomi lokal. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Minggu, 22 Februari 2026 dengan judul "Dirjen Pesantren Dibentuk Gibran: Ponpes Kekuatan Masa Depan Indonesia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya