Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mobilitas Masyarakat Diprediksi Meningkat
Pemda Diminta Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
Jumat, 13 Maret 2026 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan meningkat. Pemerintah Daerah (Pemda) diminta menyiapkan antisipasi untuk memastikan kelancaran arus mudik, sekaligus menjaga stabilitas distribusi pangan di berbagai wilayah.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sekitar 143,9 juta orang atau 50,8 persen dari total penduduk Indonesia diperkirakan melakukan perjalanan pada periode Lebaran tahun ini.
Menanggapi potensi tingginya mobilitas tersebut, dia meminta Pemda segera menyiapkan berbagai langkah. Upaya ini dinilai penting agar kelancaran dan keselamatan pemudik selama arus mudik dapat terjaga.
“Arus mudik diperkirakan mulai meningkat pada 16 Maret 2026,” ujar Wiyagus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/3/2026).
Menurutnya, Pemda harus memastikan ketersediaan moda transportasi di wilayah masing-masing, menyusun rencana rekayasa lalu lintas, serta melakukan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan dan operasional angkutan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.
Baca juga : Tim KPK Nyaris Kehilangan Jejak
Selain itu, pengawasan terhadap operasional angkutan laut, sungai dan danau juga perlu ditingkatkan untuk menjamin keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan.
“Pemda juga ditekankan mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap operasional angkutan laut, sungai, dan danau,” katanya.
Tidak hanya sektor transportasi, Wiyagus juga mengingatkan Pemda untuk memastikan kesiapan infrastruktur di wilayah masing-masing guna mendukung kelancaran arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Menurutnya, kelancaran arus mudik juga berkaitan erat dengan upaya menjaga stabilitas harga pangan. Mobilitas masyarakat yang tinggi dalam waktu bersamaan berpotensi memengaruhi distribusi logistik di berbagai daerah.
Karena itu, Pemda diminta mengantisipasi potensi gangguan distribusi. Terutama di wilayah yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat maupun simpul distribusi logistik.
Baca juga : Proses Pemulihan Sumatera Pascabencana Terus Berlanjut
Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga mengingatkan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melalui Surat Edaran kepada seluruh kepala daerah, agar berperan aktif menjaga kelancaran mudik sekaligus memantau dan mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri.
“Pak Menteri menekankan kepada seluruh Pemda, baik provinsi maupun kabupaten/kota agar menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta kelancaran distribusinya bagi masyarakat,” katanya.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis telah menyiapkan sejumlah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran tahun ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Uga Yugaswara menjelaskan berbagai persiapan yang telah dilakukan. Mulai dari penempatan ratusan personel, optimalisasi sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi Area Traffic Control System (ATCS), hingga penyiapan jalur alternatif bagi kendaraan pemudik.
Selain itu, Dishub Ciamis juga menyiapkan sedikitnya 114 personel yang akan bertugas di berbagai posko pengamanan selama periode Lebaran.
Baca juga : Pimpinan DPRD Sumsel Dapat “Perhatian” Partai
“Petugas ditempatkan di beberapa posko induk, termasuk di kawasan Puskesmas Ciamis serta posko yang berada di bawah koordinasi Polres Ciamis. Mereka akan bekerja dengan sistem koordinasi terpadu bersama kepolisian untuk memastikan kelancaran arus mudik,” jelas Uga.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayahnya dapat berlangsung aman, lancar dan terkendali. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 13 Maret 2026 dengan judul "Mobilitas Masyarakat Diprediksi Meningkat Pemda Diminta Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya