Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Blitar Perkuat Kesiapan dan Layanan Inklusif Jemaah Haji 2026
Kamis, 26 Maret 2026 20:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf menegaskan, kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M telah hampir mencapai 100 persen.
Dia mengimbau seluruh jemaah untuk memanfaatkan manasik haji secara optimal sebagai bekal utama agar ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai syariat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan Manasik Haji Kota Blitar di Masjid Ar Rahman, Jawa Timur, Rabu (25/3/2026), dengan diikuti seluruh calon jemaah haji setempat.
Baca juga : On Fire, Turki Siap Tumbangkan Rumania di Playoff Piala Dunia 2026
Acara ini turut dihadiri Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Sekretaris Ditjen Pelayanan Haji Abdul Haris, Plt. Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur Mohammad As'adul Anam, serta unsur pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Haji mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Blitar dan Kantor Kementerian Haji setempat dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf (berbicara di mimbar). [Foto: Dok]
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan terbaik, mulai dari pembinaan, pelayanan, hingga perlindungan jemaah.
Baca juga : Arus Balik Padat, Menhub: Maksimalkan Waktu WFA dan Utamakan Keselamatan
Dia juga menegaskan, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan langkah strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan layanan haji yang lebih terfokus dan terintegrasi.
Kementerian ini, lanjutnya, hadir untuk memastikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan jemaah, sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan ke tanah air. Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, penyelenggaraan haji diarahkan untuk memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan agar jemaah dapat menjalankan ibadah sesuai syariat.
Hal tersebut diwujudkan melalui konsep Tri Sukses Haji, yakni sukses ritual, sukses ekonomi, serta sukses keadaban dan peradaban.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya