Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bahlil-Purbaya Jaga Harga BBM Subsidi Tak Naik Di Tengah Krisis Energi
Kamis, 26 Maret 2026 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terus mengupayakan agar harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil di tengah tekanan krisis energi global.
Bahlil menyampaikan, pemerintah saat ini fokus mencari solusi terbaik agar kebijakan energi, khususnya BBM subsidi seperti Pertalite dan solar, tidak memberatkan masyarakat.
“Saya dengan Menteri Keuangan terus mencari solusi terbaik. Sekalipun krisis, kami tetap memperhatikan kondisi rakyat,” ujar Bahlil saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2026).
Baca juga : Strategi Bahlil Dinilai Sukses Redam Dampak Krisis Energi Global
Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada jajaran pemerintah untuk memastikan kebijakan energi tetap berpihak pada masyarakat di tengah situasi global yang tidak menentu.
“Arahan Presiden jelas, bagaimana kita mencari jalan agar BBM subsidi tidak membebani rakyat,” katanya.
Bahlil memastikan hingga saat ini belum ada rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Pemerintah masih menjaga stabilitas harga di tengah gejolak harga energi dunia akibat konflik geopolitik.
Baca juga : Satgas Pangan Jaga Harga Sembako, Produsen Nakal Disanksi
“Harga sampai sekarang belum ada kenaikan. Kami belum menaikkan harga BBM subsidi,” tegasnya.
Selain menjaga harga, pemerintah juga memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman. Stok BBM, baik jenis bensin, solar, maupun LPG, disebut masih dalam kondisi terkendali.
Bahlil bahkan menegaskan bahwa Indonesia kini tidak lagi mengimpor BBM jenis solar sejak awal 2026, sehingga ketahanan energi nasional semakin kuat.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga dan Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Distribusi Energi di Jabar
“Kami pastikan solar kita aman. Saat ini Indonesia sudah tidak lagi impor solar,” ujarnya.
Penghentian impor solar tersebut didukung oleh pengoperasian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan milik PT Pertamina (Persero), yang meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya