Dark/Light Mode

Rakor Bersama Menteri PKP

Kepala BP BUMN Sisir Aset Lahan Untuk Bantu Program Perumahan

Kamis, 2 April 2026 09:31 WIB
Kepala BP BUMN Dony Oskaria usai rapat koordinasi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026) sore.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria usai rapat koordinasi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026) sore.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria memetakan aset lahan milik BUMN di berbagai kota untuk mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Dony usai rapat koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026) sore.

Rapat tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Muhammad Rizal Pahlevi, Plt Direktur Utama Perumnas Imelda Alini, Kepala BPS Amalia Adininggar, serta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo.

"Saat ini sudah ada lahan dari PT Angkasa Pura Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan hunian di bantaran rel Senen dan Tanah Abang," ujar Dony.

Ia menegaskan, pemetaan aset lain yang berpotensi mendukung program perumahan terus dilakukan, terutama di kota besar.

Baca juga : BRI Jadi Kontributor Terbesar Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional

"Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui optimalisasi aset yang dimiliki," katanya.

Target Ratusan Unit Hunian

Menteri PKP Maruarar Sirait menambahkan, pemanfaatan lahan BUMN tersebut dapat menyediakan sekitar 800 unit hunian. Lahan Angkasa Pura diproyeksikan menampung sekitar 300 unit, sementara lahan PT KAI sekitar 500 unit. Pembangunan ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026.

"Saya kalau kerja bukan mulainya, tapi ujungnya kapan selesai," tegas Ara, sapaan Maruarar.

Dalam tiga minggu ke depan, Kementerian PKP bersama BUMN akan merampungkan pemetaan aset guna mempercepat realisasi program.

Baca juga : Tavares Apresiasi Mental Baja Persebaya Saat Tahan Imbang Persib

Ara juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta melalui dana CSR untuk pembangunan hunian di lahan milik BUMN.

"Kami membuka kolaborasi dengan swasta agar penyediaan hunian bisa lebih cepat dirasakan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah juga mendorong pengembangan hunian bagi masyarakat kelas menengah tanggung agar akses terhadap hunian layak di perkotaan semakin luas.

"Kolaborasi menjadi kunci mewujudkan program rumah Presiden," tambahnya.

Kawasan Kumuh Menteng Disulap Jadi Sentra Ekonomi

Selanjutnya, Ara melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) penataan kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.

Baca juga : Rakor Dengan DPR, Menteri Ara Siapkan 5 Strategi Jitu Pulihkan Sumatera

Ia bersama pengusaha Boy Thohir dan Lawrence Barki serta Astra International bertekad mengubah kawasan tersebut menjadi sentra ekonomi berbasis 35 UMKM binaan.

"Percuma kita perbaiki rumah kalau ekonominya tidak ikut diperbaiki. UMKM harus dibina agar ada contoh keberhasilan yang bisa ditiru warga," tegas Ara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.