Dark/Light Mode

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa Sulut dan Malut

Kamis, 2 April 2026 16:54 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto (Foto: Instagram Suharyanto)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto (Foto: Instagram Suharyanto)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menerangkan, tim khusus segera dibentuk untuk melakukan verifikasi serta menghitung dampak kerusakan secara menyeluruh.

“Hari ini baru terkumpul sebagian (data). Semakin hari, semakin waktu berjalan, ini semakin lengkap dan semakin sempurna,” kata Suharyanto, saat memimpin Rapat Koordinasi secara daring, Kamis (2/4/2026).

Baca juga : TNI Bantu Warga Tangani Dampak Gempa M7,6 Di Sulawesi Utara

Selain membentuk tim assessment, BNPB juga meminta seluruh jajaran di daerah untuk bergerak cepat menjangkau masyarakat terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar terpenuhi.

Suharyanto memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota bersama TNI serta Polri segera mendatangi masyarakat yang terdampak. Para petugas diimbau memberikan informasi akurat. 

“Apabila ada masyarakat terdampak yang mendapat kesusahan atau asetnya atau rumahnya rusak, segera bisa dilaporkan dan dilakukan penggantian,” ujarnya.

Baca juga : Pembangunan Koperasi Merah Putih Dikebut

Upaya pencarian dan pertolongan juga langsung disiapkan menyusul adanya laporan korban jiwa dan potensi korban lain yang masih perlu dievakuasi. Suharyanto menegaskan, Pemerintah Pusat akan segera turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Sesuai petunjuk Bapak Presiden lewat Sekretaris Kabinet, kami tim gabungan dari pusat di bawah koordinasi BNPB ini akan segera hadir, baik di Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” ucapnya.

Setibanya di lokasi, tim gabungan akan melakukan rapat lanjutan untuk merumuskan langkah penanganan yang lebih rinci dan terkoordinasi dengan semua pihak di daerah.

Baca juga : Pemerintah Tegaskan, Tak Ada Kegiatan Belajar Online bagi Siswa SD-SMA

“Ini adalah rapat awal, nanti sesampainya kami di sana, kita akan rapat lebih rinci dan detail untuk membahas, menemukan, dan menyelesaikan segala permasalahan penanggulan bencana yang ada di daerah,” kata Suharyanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.