Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Intip Sekolah Rakyat Terintegrasi Probolinggo
Siswa Semakin Pede, Sudah Belajar Koding Pakai Laptop
Sabtu, 18 April 2026 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hampir satu tahun berjalan, program prioritas Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto menunjukkan hasil menggembirakan. Perubahan paling terasa pada karakter siswa dan pola pembelajaran. Para siswa kini lebih percaya diri alias pede.
Proses belajar juga sudah berbasis teknologi digital. Kini, para siswa sudah bisa menggunakan laptop dan belajar koding (bahasa pemrograman komputer) sederhana.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengundang 15 media nasional mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini untuk memperlihatkan perkembangan terbaru program pendidikan berasrama gratis untuk keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Rombongan dipimpin Direktur Ekosistem Media Komdigi Farida Dewi Maharani. Jurnalis Rakyat Merdeka/RM.id Bambang Trismawan ikut dalam kunjungan tersebut.
Baca juga : Geledah Rumah Bupati Tulungagung, KPK Temukan Dokumen Pemerasan Kepala OPD
SRT 7 Probolinggo berlokasi di Jalan Ikan Belanak, Kelurahan Mayangan. Sekitar dua kilometer dari Pelabuhan Probolinggo. Rombongan tiba di lokasi pukul 9.30 pagi. Cuaca terik terasa menyengat kulit.
Turun dari mobil, rombongan disambut kelompok paduan suara. Mengenakan seragam lengkap berwarna merah marun, siswa kelas X itu berbaris rapi di lobi asrama. Mereka berdiri tegak dengan penuh percaya diri.
Tak lama kemudian, lagu “Kaulah Ibuku” mengalun pelan dibawakan dengan penuh penghayatan. Beberapa jurnalis yang mendengarkan hymne mengusap air mata.
Suasana haru masih terasa saat prosesi penyambutan berlanjut. Satu per satu pejabat yang hadir kemudian menyambut rombongan dan memperkenalkan diri. Mereka adalah Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo Madihah, Plt Kepala Dinas Kominfo Lucia Aries Yuliyanti, serta Kepala Sekolah SRT 7 Probolinggo Susilowati.
Baca juga : Mentan: Negara Lain Waswas, Kita Aman
Setelah penyambutan, rombongan mulai diajak melihat lebih dekat konsep sekolah yang dijalankan di SRT 7 Probolinggo. Sekolah ini menggabungkan jenjang SMP dan SMA dalam satu lokasi.
Untuk asrama, siswa menempati rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Sementara kegiatan belajar berlangsung di gedung sekolah dasar yang jaraknya hanya selemparan batu.
Saat ini, jumlah siswa SRT tercatat 91 orang dengan dukungan 18 tenaga pengajar. Fasilitas yang tersedia terbilang lengkap. Mulai dari asrama, ruang belajar digital, fasilitas olahraga, perpustakaan, layanan kesehatan, hingga kantin.
Para jurnalis kemudian diajak berkeliling melihat langsung proses belajar. Termasuk melihat fasilitas digital yang digunakan dalam pembelajaran. Mulai dari akses internet, penggunaan laptop, hingga interactive flat panel (IFP) di ruang kelas.
Baca juga : Kewajiban DMO Tekan Harga Minyak Goreng
Di salah satu kelas, siswa sedang mengikuti pelajaran koding. Mereka duduk rapi dengan laptop di hadapan masing-masing. Di bagian depan kelas, terpasang IFP yang digunakan guru untuk menjelaskan materi. Suasana belajar terlihat aktif. Para siswa mengikuti pelajaran dengan antusias.
Direktur Ekosistem Media Komdigi Farida Dewi Maharani mengatakan, Sekolah Rakyat kini telah memasuki fase operasional. Kegiatan belajar mengajar berjalan aktif dengan dukungan infrastruktur digital. Termasuk koneksi internet yang cepat dan stabil.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya