Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Stafsus Menag Hadiri Peresmian Kampung Kerukunan Toraja di Tangerang
Minggu, 19 April 2026 18:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peresmian Kampung Kerukunan dan Gedung Sadudulur menjadi penanda kuat komitmen masyarakat dalam menjaga toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.
Inisiatif yang digagas warga Tanah Toraja di Tangerang ini dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Gereja Toraja yang digelar di Getorta Land, Kampung Bojong Kamal, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (19/4/2026).
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Gugun Gumilar, Pdt Sabara, Pdt Adrial, Ketua Panitia dr. Heber, tokoh masyarakat Adrial Rumengan, Prof. Yes, serta Benyamin Patondok bersama unsur masyarakat setempat.
Baca juga : Lestari Moerdijat: Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa
Dalam sambutannya, Gugun Gumilar menegaskan pentingnya menjaga kerukunan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Ia mengutip pesan dari Ibrani 13:1–8 tentang pentingnya memelihara kasih persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kasih persaudaraan harus terus dipelihara, karena dari situlah lahir kepedulian dan sikap saling menerima di tengah perbedaan,” ujarnya.
Baca juga : BRILink Agen Perempuan di Palembang Naik Kelas, Layani Ribuan Transaksi Keuangan
Gugun menilai, keberadaan Kampung Kerukunan merupakan langkah konkret dalam membangun harmoni sosial.
“Kerukunan tidak cukup hanya menjadi wacana, tetapi harus diwujudkan dalam ruang hidup bersama yang inklusif, tempat masyarakat dapat belajar, berinteraksi, dan bertumbuh bersama,” tambahnya.
Kampung Kerukunan ini dirancang sebagai kawasan terpadu yang mencakup berbagai program, seperti pusat pendidikan, sarana olahraga, pengembangan eco-religious tourism, serta pelestarian budaya dan adat istiadat.
Baca juga : Pemerintah Tegaskan, Rekrutmen Koperasi-Kampung Nelayan Merah Putih Tanpa Ordal
Dalam kesempatan tersebut, Gugun juga menyampaikan empat fokus pengembangan kawasan, yakni peresmian Gedung Sadudulur (House of Brotherhood), penguatan pusat pendidikan, pembangunan Faith Sport Center, serta pengembangan Echotheology Tourism Center sebagai integrasi nilai keagamaan, lingkungan, dan sosial.
Perayaan HUT ke-26 Gereja Toraja turut diwarnai dengan ungkapan syukur dan harapan agar gereja terus menjadi pelopor dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis serta memperkuat nilai kasih dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Peresmian Kampung Kerukunan ini sekaligus menjadi pesan bahwa harmoni dalam keberagaman dapat diwujudkan melalui kolaborasi, komitmen bersama, dan saling menghormati antarwarga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya