Dark/Light Mode

Hardiknas 2026

Mendikdasmen Tekankan Tujuan Pendidikan: Mencerdaskan-Membentuk Karakter Bangsa

Minggu, 3 Mei 2026 13:40 WIB
Foto: Kemendikdasmen.
Foto: Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

Upacara dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti yang mengenakan pakaian adat khas Banyuwangi.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan insan pendidikan dan berlangsung khidmat dengan semangat kebangsaan.

Dalam amanatnya, Mendikdasmen menyampaikan ucapan selamat Hardiknas kepada seluruh insan pendidikan di Indonesia.

Alhamdulillah, pada hari ini kita bersama-sama melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dalam suasana bangsa yang bersatu, aman, dan damai,” ujarnya.

Baca juga : Hardiknas 2026: Fokus Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Ia menegaskan, pendidikan pada hakikatnya merupakan proses untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk karakter dan peradaban.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, serta bertanggung jawab,” tuturnya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas.

Pendekatan ini menekankan proses belajar yang bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid secara utuh.

“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas. Pembelajaran mendalam adalah ikhtiar untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” imbau Mu'ti. 

Dalam mendukung implementasi kebijakan tersebut, Kemendikdasmen telah menjalankan sejumlah program strategis.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Menentukan Arah Masa Depan Bangsa

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan dampak nyata. Pada 2025, revitalisasi menjangkau 16.167 satuan pendidikan.

Sementara digitalisasi melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru sebagai kunci utama pembelajaran berkualitas.

Penguatan karakter dilakukan melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sejalan dengan konsep budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), agar sekolah menjadi rumah kedua bagi peserta didik.

Peningkatan kualitas pembelajaran juga diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Di sisi lain, akses pendidikan terus diperluas melalui berbagai skema seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.

Baca juga : Mendikdasmen Ajak Masyarakat Benahi Pendidikan

Kemendikdasmen juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

Mengakhiri amanatnya, Mendikdasmen mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kerja sama dalam memajukan pendidikan.

“Mari kita wujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” serunya.

Peringatan Hardiknas 2026 juga dimeriahkan dengan pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri dari 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan.

Penampilan ini menjadi simbol kolaborasi, kreativitas, dan keberagaman dalam dunia pendidikan. Hardiknas 2026 tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menegaskan arah kebijakan pendidikan nasional menuju pembelajaran yang lebih bermakna bagi seluruh anak Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.