Dark/Light Mode

Menyusuri Perkampungan Warga Di Bangkalan

Maruarar Tinjau Bedah Rumah, Pasangan Tunawicara Terharu

Senin, 4 Mei 2026 06:55 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke permukiman warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke permukiman warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke permukiman warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026). Dia ingin memastikan program bedah rumah bagi masyarakat miskin benar-benar tepat sasaran hingga menyentuh warga paling membutuhkan.

Dalam kunjungan itu, Ara—panggilan Maruarar Sirait—tak sekadar menghadiri acara seremonial. Dia blusukan ke perkampungan warga, menyusuri lorong sempit, hingga berdialog langsung dengan penerima bantuan.

Ara mengenakan kaos lengan panjang berwarna krem dengan aksen merah di bagian lengan. Di lehernya melilit selendang batik bernuansa cokelat, hitam dan merah. Penampilannya sederhana saat bersama rombongan meninjau rumah-rumah yang akan direnovasi.

Baca juga : KPK Usut Peran Bohir Politik Bupati Ponorogo

Salah satu rumah yang didatangi adalah milik Sahril, pasangan tunawicara. Saat masuk, suasana langsung terasa kontras dengan kondisi di luar.

Rumah tersebut berdinding anyaman bambu dan papan kayu, dengan atap seng yang sudah kusam. Beberapa bagian plafon tampak rapuh dan mengelupas, sementara lantai masih berupa tanah bercampur semen kasar.

Di dalam ruangan, perabot terlihat sangat sederhana. Kasur tipis digelar di sudut, sementara cahaya hanya masuk dari celah dinding dan atap. Udara terasa pengap dan lembap.

Baca juga : Musda Demokrat Sulteng, Kursi Anwar Hafid Diincar Kepala Daerah-Kader Senior

Ara berdiri di tengah ruangan sambil memperhatikan kondisi rumah. Dia sesekali menunjuk bagian atap yang rusak, lalu berdiskusi dengan warga yang mendampinginya.

“Ini betul-betul penerima bantuan yang tepat sasaran karena kondisinya sangat tidak layak huni,” katanya.

Dalam momen itu, Ara juga berbincang langsung dengan Sahril selaku pemilik rumah beserta istri yang menangis bersyukur. Sahril pun terharu dan memeluk Ara.

Baca juga : Golkar: MBG Terbukti Dongkrak Kualitas SDM

Meski pasangan tersebut tunawicara, komunikasi tetap terjalin melalui keluarga dan gestur sederhana.

Salah satu kerabat, Lusiana, menjelaskan kondisi keluarga tersebut yang sudah lama hidup dalam keterbatasan. Rumah yang ditempati sering bocor saat hujan dan tidak pernah mendapat bantuan sebelumnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.