Dark/Light Mode

Presiden Resmikan 1.061 KDKMP

Zulhas: Kopdes Motor Ekonomi Rakyat Desa

Senin, 18 Mei 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan sambutan saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: Dok. Kemenko Pangan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan sambutan saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: Dok. Kemenko Pangan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serentak dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, program tersebut menjadi motor penggerak ekonomi rakyat desa, sekaligus langkah besar mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah.

Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan, hadir mendampingi Presiden dalam peluncuran program strategis untuk memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

Dia mengatakan, KDKMP merupakan koreksi besar terhadap pola ekonomi yang selama ini terlalu bertumpu dari atas. Melalui koperasi desa, Pemerintah ingin memastikan pertumbuhan ekonomi bergerak dari bawah, langsung dari desa, petani, nelayan, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan masyarakat kecil.

Zulhas menjelaskan, arahan Presiden dalam program ini bukan sekadar membangun gedung koperasi, tetapi membangun sistem ekonomi rakyat.

“KDKMP disiapkan sebagai pusat layanan ekonomi desa yang menyalurkan pupuk subsidi, LPG, sembako murah, kredit usaha rakyat, layanan logistik, penyerapan hasil panen, hingga bantuan Pemerintah,” paparnya.

Baca juga : Polri Targetkan Bangun1.500 Unit Dapur SPPG

Dengan sistem tersebut, desa tidak lagi hanya menjadi tempat produksi bahan pangan, tetapi juga pusat distribusi dan nilai tambah ekonomi. Petani dapat memperoleh pupuk lebih dekat, hasil panen memiliki saluran penyerapan, UMKM desa mendapat akses pasar, dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Zulhas menilai, program KDKMP sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan pengelolaan sumber daya alam harus ditujukan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

“Melalui KDKMP, Bapak Presiden menghadirkan koreksi besar agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari bawah,” ujarnya.

Hingga 16 Mei 2026, sebanyak 9.294 KDKMP telah terbangun. Dari jumlah itu, 1.061 koperasi mulai dioperasionalkan serentak. Khusus Jawa Timur, terdapat 531 koperasi yang siap beroperasi.

Pemerintah juga tengah membangun sekitar 25 ribu KDKMP dan menargetkan 30 ribu koperasi selesai dibangun serta beroperasi penuh hingga 16 Agustus 2026.

Baca juga : PSI Papua Barat Perkuat Barisan Untuk Pemilu 2029

Pemerintah ingin KDKMP menjadi instrumen nyata untuk memangkas rantai distribusi, menjaga harga di tingkat petani, memperkuat logistik desa, dan melindungi warga dari tengkulak, rentenir, serta pinjaman online ilegal.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi fondasi baru ekonomi rakyat yang tumbuh dari bawah dan memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Sementara, Presiden Prabowo dalam sambutannya menegaskan, peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP merupakan tonggak bersejarah bagi Indonesia.

Kepala Negara menilai, langkah tersebut menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya pemerintah mampu meresmikan ribuan koperasi yang telah siap beroperasi secara fisik lengkap dalam waktu yang relatif singkat.

“Saya kira kalau dicari di negara-negara lain pun, apalagi di sejarah bangsa kita, kalau kita cari ada suatu negara, suatu Pemerintahan yang meresmikan operasionalisasi seribu lebih koperasi secara fisik, gedungnya ada, merupakan hal penting,” katanya.

Baca juga : Bahlil: Tak Ada Sistem Kasta Di Partai Golkar

Presiden juga menyoroti kecepatan pembangunan program tersebut yang berhasil diwujudkan kurang dari 1 tahun sejak konsep awal dirancang.

Bahkan, pembangunan fisik koperasi disebut baru dimulai sekitar November 2025 dan dalam waktu sekitar tujuh bulan pemerintah telah berhasil mengoperasionalkan 1.061 koperasi.

“Tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan oleh Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap adalah lebih dari 9.000, 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ucapnya. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 18 Mei 2026 dengan judul "Presiden Resmikan 1.061 KDKMP Zulhas: Kopdes Motor Ekonomi Rakyat Desa"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.